![]() |
| PESAN TERTULIS: Surat yang ditulis kakak dari bayi yang ditinggalkan - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Penemuan seorang bayi perempuan di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026), menyisakan kisah pilu. Bayi yang ditemukan dalam keadaan hidup itu diduga sengaja ditinggalkan bersama sepucuk surat yang ditulis oleh kakaknya, seorang bocah bernama Zidan.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, memastikan kondisi bayi dalam keadaan selamat saat ditemukan warga.
“Hidup dan sehat bayinya, perempuan, ditemukan di gerobak nasi uduk depan rumah salah satu warga di Pejaten,” ujar Anggiat, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Dinda setelah mendengar suara tangisan dari arah gerobak yang berada di depan rumahnya. Tangisan itu terdengar hingga ke lantai dua rumah dan terus berlanjut sehingga membuatnya penasaran.
Saat diperiksa, warga menemukan sebuah tas belanja berwarna hitam bertuliskan Family Mart yang diletakkan di gerobak nasi uduk. Di dalam tas tersebut terdapat bayi perempuan dalam posisi miring, mengenakan pakaian motif boneka beruang berwarna biru dan dibungkus selimut bayi.
“Saat dicek, ternyata ada sebuah tas belanja bertuliskan Family Mart warna hitam, yang mana di dalam tas itu terdapat bayi perempuan dalam posisi miring memakai pakaian boneka bear warna biru dan diselimuti baby blanket,” katanya.
Selain bayi, di dalam tas juga ditemukan beberapa perlengkapan seperti susu bayi, tisu basah, serta sarung tangan bayi. Petugas juga menemukan secarik kertas berisi pesan yang diduga ditulis oleh seorang anak bernama Zidan.
Polisi kemudian membawa bayi tersebut ke Puskesmas Pasar Minggu untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
“Sedang dilakukan penelusuran CCTV di sekitar lokasi untuk mencari tahu orang yang diduga menelantarkan bayi tersebut,” ujar Anggiat.
Berdasarkan isi surat yang ditemukan, bayi perempuan tersebut diduga baru berusia dua hari. Namun, kepastian usia masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
Dalam surat tersebut juga disebutkan nama bayi dan latar belakang singkat keluarganya. Pesan yang ditulis tangan itu menyentuh hati karena berisi permintaan seorang kakak agar adiknya dirawat dengan baik oleh orang yang menemukannya.
Berikut isi surat yang ditulis Zidan:
“Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya, karena ibu saya meninggal saat melahirkan, tolong anggap seperti anak sendiri, karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi, saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terima kasih.
Zidan 12 Tahun
Adik saya lahir 2 Maret 2026, namanya Ameera Ramadhani.”
Sumber: Inews.id

