RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum menggelar kegiatan Goes to School bertajuk NGOBRAS WASBANG (Ngobrol Asik Santai Wawasan Kebangsaan) di Aula Gawi Sabarataan, Banjarbaru, Jumat (13/02/2026) lalu.
Kegiatan ini menyasar pelajar SMP dan sederajat sebagai langkah strategis memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda di tengah arus globalisasi.
NGOBRAS WASBANG dirancang sebagai forum pembinaan wawasan kebangsaan dengan format diskusi ringan dan komunikatif. Melalui pendekatan tersebut, pelajar diajak memahami nilai dasar negara seperti Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, sekaligus menumbuhkan sikap nasionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, serta toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Akmal Malik, menegaskan pembentukan karakter harus berjalan seiring dengan capaian akademik. Menurutnya, hal itu penting agar generasi muda tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran moral dan etika dalam menghadapi tantangan global.
“Sekolah berperan strategis menanamkan ideologi, cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, serta membekali pelajar dengan keterampilan hidup agar siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menilai NGOBRAS WASBANG penting karena menggunakan pendekatan dialog santai dan hangat sehingga nilai-nilai kebangsaan dapat diterima pelajar tanpa terkesan kaku.
“Temanya hari ini adalah ngobrol, yang tentunya pertemuan hari ini bisa lebih santai akrab dan hangat dalam suasana kekeluargaan. Kiranya ini penting kita laksanakan karena merupakan fasilitasi untuk penguatan karakter dan wawasan kebangsaan khususnya para anak-anak pelajar guru yang hadir pada hari ini,” katanya.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pemasangan rompi simbolis, penyerahan bibit limau kuit khas Kalimantan Selatan, diskusi interaktif, kuis berhadiah, serta permainan edukatif bertema wawasan kebangsaan. Program ini merupakan bagian dari fasilitasi penguatan karakter yang telah dilaksanakan Kemendagri di sejumlah provinsi sejak 2025.
Sumber: MC Banjarbaru

