![]() |
| BARU: Alfamart bakal punya bioskop sendiri bekerjasama dengan Layar Digi - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) kembali membuat terobosan unik. Tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, gerai ritel ini akan segera bertransformasi menjadi pusat hiburan dengan menghadirkan bioskop mini bernama "Layar Digi".
Inovasi yang bekerja sama dengan Layar Digi ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2026, dengan lokasi percontohan (pilot project) pertama di gerai Alfamart Agricola, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.
CEO Layar Digi Victor Timothy, menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan mendemokratisasi akses hiburan bagi masyarakat Indonesia.
"Hiburan tidak boleh eksklusif, melainkan harus bisa dinikmati masyarakat di manapun mereka berada," ujar Victor, Selasa (10/2/2026) di Jakarta.
Senada dengan Victor, Presiden Direktur Alfamart Hans Prawira, menyebut langkah ini akan mengubah wajah gerai Alfamart menjadi ruang kebersamaan baru.
"Kehadiran ini menjadikan gerai Alfamart lebih inklusif dan dapat menjadi ruang baru yang dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelas Hans.
Solusi Bagi Kota Kecil dan Harga Terjangkau
Konsep Layar Digi hadir sebagai solusi atas minimnya infrastruktur bioskop di kota-kota kecil atau wilayah terpencil. Dengan konsep menyerupai "layar tancap digital" yang diletakkan di lantai atas gerai, masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kota besar hanya untuk menonton film.
Kabar gembiranya harga tiket bioskop komunitas ini diprediksi sangat ramah di kantong. Menurut informasi dari akun pengamat film Moviezy, harga tiketnya diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 saja.
Target 50 Kota dan 500 Ribu Penonton
Business & Expansion Lead Layar Digi Hizkia Edbert Wijaya, memaparkan rencana ekspansi yang ambisius. Setelah Gading Serpong, Layar Digi menargetkan ekspansi ke 50 kota strategis di Indonesia.
"Proyeksi menjangkau lebih dari 500.000 penonton langsung pada tahap awal pengembangan," ungkap Hizkia.
Selain memutar film, layar ini juga akan dimanfaatkan sebagai ruang pamer bagi sineas lokal, media promosi UMKM, hingga sarana edukasi interaktif bagi komunitas pendidikan.
Sumber: Inilah.com

