RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan penghargaan kepada 15 pemuda pelopor berprestasi dalam Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Kalsel 2026. Para pemenang berasal dari lima bidang kepeloporan, mulai dari pangan hingga seni budaya.
Penghargaan diserahkan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. M. Syarifuddin, dalam rangkaian Apel Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Rabu (28/10/2026).
Pemilihan yang diselenggarakan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel tersebut mencakup bidang pangan, pendidikan, pengelolaan sumber daya alam (SDA), lingkungan dan pariwisata, inovasi teknologi, serta seni budaya.
Pada bidang pangan, Bambang Kurniawan dari Kabupaten Tanah Laut meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Khoirum Nisa dari Kabupaten Barito Kuala, sedangkan Nor Atia dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah meraih juara ketiga.
Di bidang pendidikan, Maulida dari Kabupaten Tabalong menjadi juara pertama, disusul Syahda Rahmadila dari Kabupaten Tanah Laut sebagai juara kedua dan Hafidzaturahmi dari Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai juara ketiga.
Bidang pengelolaan SDA, lingkungan dan pariwisata dimenangkan Dina Aprilia dari Kota Banjarmasin. Hayatunisa dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah meraih juara kedua, sementara Mislaini dari Kabupaten Banjar menempati posisi ketiga.
Pada bidang inovasi teknologi, Muhammad Rijali dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah meraih juara pertama. Muhammad Ryan Erza Pratama dari Kabupaten Kotabaru berada di posisi kedua, disusul Ignasisu Dandy dari Kota Banjarmasin sebagai juara ketiga.
Sementara itu, bidang seni budaya menempatkan Nur Rizkiati dari Kota Banjarbaru sebagai juara pertama. Arif Adi Putra dari Kabupaten Tanah Laut meraih juara kedua, sedangkan Waladun Saleh dari Kota Banjarbaru menjadi juara ketiga.
Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, mengatakan pemilihan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengapresiasi sekaligus mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan.
Menurutnya, pemuda memiliki potensi untuk menghasilkan gagasan, inovasi, dan aksi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia berharap penghargaan tersebut mendorong para penerima untuk terus mengembangkan kiprah mereka sekaligus menginspirasi pemuda lainnya di Kalimantan Selatan agar berkontribusi dalam pembangunan daerah. (hmr)
