Trending

Pastikan CSR Tepat Sasaran, Dinsos Banjarmasin Gandeng Dunia Usaha Lewat Workshop BCSR

SINKRONISASI PROGRAM : Suasana Workshop Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR) yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Jumat (30/10/2026). Foto Dok : Rian


RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL — Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Sosial (Dinsos) berkomitmen untuk memastikan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari dunia usaha tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Workshop Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR) yang digelar di salah satu hotel di Banjarmasin, Jumat (30/10/2026).

​Wakil Wali Kota Banjarmasin, H. Ananda, menekankan bahwa transparansi dan validitas data merupakan kunci utama agar penyaluran bantuan sosial maupun program kemasyarakatan dari perusahaan berjalan sukses.

"Transparansi adalah kunci utama kesuksesan penyaluran, transparansi dan juga berdasarkan data. Kita menyalurkan kebaikan dan kebaikan memang kepada yang benar-benar membutuhkan," ujar Ananda disela kegiatan.

​

Menurutnya, pembangunan kota tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) semata. Peran aktif serta kontribusi dari para pelaku usaha di Kota Banjarmasin sangat diperlukan agar hasil pembangunan dapat dinikmati bersama demi mewujudkan Banjarmasin yang semakin maju dan sejahtera.

​Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin, Eka Rahayu Normasari, menjelaskan bahwa Dinsos bertindak sebagai sekretariat untuk BCSR. Selama ini, kegiatan penyaluran CSR oleh masing-masing perusahaan dinilai masih berjalan sendiri-sendiri dan belum sepenuhnya beriringan dengan program pemerintah.

​Melalui workshop ini, pihak Dinsos melakukan pemetaan bentuk CSR dari berbagai perusahaan yang terbagi ke dalam enam bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, sosial, ekonomi, dan infrastruktur.

​"Dari hasil pemetaan ini akan kita arahkan nantinya untuk bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin. Mereka membantu di segmentasi yang mana, program kita yang seperti apa, maka kemudian ini akan kita kolaborasikan," jelas Ayu.

​Dirinya menambahkan, langkah awal ini nantinya akan ditindaklanjuti melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) berdasarkan spesialisasi bidang masing-masing perusahaan.

Dengan adanya koordinasi dan sinkronisasi data yang terarah, program CSR perusahaan dan program pemerintah dapat berjalan di titik yang sama, sehingga berbagai permasalahan sosial di masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama dan efektif. (ryn)

Lebih baru Lebih lama