Trending

Kekeringan Melanda, Pemkab Tala Salurkan Air Bersih ke Enam Kecamatan

GOTONG ROYONG: Penyaluran air bersih di salah satu kecamatan - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan dan keterbatasan pasokan air.

Distribusi dilakukan selama empat hari, 3–6 Oktober 2026, dengan menyasar enam kecamatan, yakni Pelaihari, Tambang Ulang, Panyipatan, Bati-Bati, Bajuin, dan Takisung.

Penyaluran dilakukan tanpa pungutan biaya dengan mengerahkan armada tangki dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Selain menyasar permukiman warga, distribusi air juga diarahkan ke sejumlah fasilitas umum dan lembaga pendidikan yang membutuhkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari dan sanitasi.

Di Kecamatan Pelaihari, distribusi air menyasar warga di Tungkaran RT 4 dan RT 5 serta lingkungan Telaga RT 7.

Sementara di Kecamatan Tambang Ulang, bantuan didistribusikan ke sejumlah desa, yakni Sungai Pinang, Kayu Abang, Sungai Jelai, Bingkulu, dan Pulau Sari.

Di Kecamatan Panyipatan, armada tangki diarahkan ke wilayah Kandangan Baru dan Desa Batu Mulya.

Distribusi di wilayah tersebut juga mencakup sejumlah pondok pesantren serta sekolah dari jenjang SD, SMP, hingga SLTA yang membutuhkan pasokan air.

Untuk Kecamatan Bati-Bati, penyaluran dipusatkan di Desa Benua Raya.

Sementara di Kecamatan Bajuin, distribusi menyasar Desa Galam dan Tirtajaya.

Adapun di Kecamatan Takisung, bantuan air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga dan sejumlah fasilitas pendidikan di Desa Gunung Makmur serta Benua Lawas.

Penyaluran dilakukan melalui koordinasi lintas SKPD dengan pembagian wilayah tugas dan armada tangki.

Pola tersebut memungkinkan distribusi dilakukan secara bersamaan di sejumlah lokasi sehingga bantuan dapat lebih cepat menjangkau warga yang membutuhkan.

Pemkab Tanah Laut menempatkan kebutuhan air bersih masyarakat sebagai sasaran utama distribusi selama periode penyaluran tersebut.

Bantuan juga diarahkan ke fasilitas pendidikan dan fasilitas umum yang membutuhkan pasokan air selama kondisi kekeringan.

Distribusi air bersih ini menjadi langkah tanggap pemerintah daerah menghadapi keterbatasan pasokan air di sejumlah wilayah Tanah Laut.

Penulis: Lutfi

Lebih baru Lebih lama