![]() |
| ILUSTRASI: Penampakan cuaca cerah berawan yang diperkirakan terjadi selama sepekan ke depan - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Kalimantan Selatan pada 7–13 Oktober 2026 secara umum cerah hingga cerah berawan, dengan peluang hujan ringan secara lokal di sejumlah wilayah.
Di tengah kondisi tersebut, masyarakat pesisir diminta mewaspadai potensi pasang air laut maksimum yang diperkirakan mencapai 2,8 meter di Perairan Kotabaru dan Muara Sungai Barito.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarmasin, Ota Welly Jenny Thalo, melalui Prakirawan BMKG Utari Randiana mengatakan, potensi hujan ringan terutama masih dapat terjadi di wilayah Kalsel bagian timur dan utara.
“Secara umum cuaca Kalimantan Selatan dalam satu minggu ke depan diprakirakan cerah hingga cerah berawan dan berpotensi hujan ringan lokal di Kalimantan Selatan bagian timur dan utara,” ujar Utari, Selasa (6/10/2026).
BMKG memperkirakan suhu udara Kalsel berada pada kisaran 22–38 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 31–95 persen. Angin umumnya bertiup dari timur laut hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 5–29 kilometer per jam.
Pada 7–9 Oktober, wilayah Kalsel bagian utara yang meliputi Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara diprakirakan cerah hingga berawan dengan peluang hujan ringan.
Kondisi serupa berpotensi terjadi di Kalsel bagian timur, meliputi Kotabaru dan Tanah Bumbu.
Sementara itu, Tanah Laut di bagian selatan diprakirakan cerah hingga berawan.
Untuk wilayah barat yang mencakup Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Banjarmasin, dan Banjarbaru, cuaca diprakirakan cerah hingga berawan dengan peluang hujan ringan.
Memasuki 10–13 Oktober, potensi hujan ringan masih dapat terjadi di wilayah Kalsel bagian utara. Sementara wilayah lainnya secara umum diprakirakan cerah hingga berawan.
BMKG tidak mencatat adanya peringatan dini cuaca maupun potensi gelombang tinggi untuk periode 7–13 Oktober 2026.
Meski tidak terdapat peringatan dini cuaca dan gelombang tinggi, masyarakat pesisir tetap diminta memperhatikan potensi pasang air laut maksimum.
Di Perairan Kotabaru, pasang maksimum diperkirakan terjadi pada 11–13 Oktober 2026, sekitar pukul 18.00–20.00 WITA, dengan ketinggian mencapai 2,8 meter.
Sementara di Perairan Muara Sungai Barito, pasang maksimum diprakirakan berlangsung pada 7–9 Oktober, sekitar pukul 01.00–05.00 WITA, dengan ketinggian maksimum juga mencapai 2,8 meter.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sekitar.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan.
Pembukaan lahan dengan cara dibakar juga diminta dihindari untuk mengurangi risiko kebakaran dan kabut asap.
Saat terjadi kabut asap, masyarakat dianjurkan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan apabila jarak pandang menurun.
Di tengah kondisi cuaca yang cenderung panas, masyarakat dianjurkan memanfaatkan hujan untuk memanen air serta menggunakan air secara bijak.
“BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sekitar,” kata Utari.
Penulis: H. Faidur
