Trending

PSI Bantah Prabowo-Jokowi Pecah Kongsi, Tetap Dukung Dua Periode

SOSOK: Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membantah isu keretakan hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang mencuat setelah sejumlah perubahan di pemerintahan.

Ketua DPP PSI Bestari Barus menegaskan, sikap partainya hingga saat ini tetap mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Bestari mengatakan PSI tidak mempersoalkan keputusan Prabowo melakukan reshuffle terhadap sejumlah pejabat pemerintahan, termasuk pergantian Kapolri.

“Seperti yang sudah disampaikan Pak Jokowi, itu hak prerogatif presiden dan memang Pak Listyo Sigit sudah menjabat 5 tahun 8 bulan. Jadi sudah cukup menjabat,” kata Bestari saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (2/10/2026).

Menurut Bestari, dirinya juga telah berbicara langsung dengan Jokowi mengenai isu yang menyebut hubungan mantan presiden tersebut dengan Prabowo mulai renggang.

Ia mengklaim Jokowi masih mengarahkan kader PSI untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode.

“Bahkan kemarin di Bandung saya mengobrol dengan Pak Jokowi. Beliau mengatakan kita tetap (mendukung) Prabowo-Gibran dua periode,” katanya.

Bestari menegaskan posisi PSI saat ini tidak berubah. Partai tersebut masih menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran dan berharap pemerintahan tersebut dapat berlanjut hingga dua periode.

Pernyataan mengenai dukungan terhadap Prabowo-Gibran hingga dua periode sebelumnya juga pernah disampaikan Bestari setelah bertemu Jokowi pada Juni 2026.

Namun, Bestari tidak menutup kemungkinan konfigurasi politik berubah menjelang Pemilu 2029.

Menurut dia, arah politik ke depan juga akan dipengaruhi sikap partai-partai yang menjadi pendukung Prabowo, termasuk Partai Gerindra.

“Sikap kami PSI dukung Prabowo-Gibran dua periode. Kalau di sananya tidak mau, bagaimana? Begitu,” kata dia.

Dengan demikian, untuk saat ini PSI menyatakan tetap berada di barisan pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Sementara kemungkinan perubahan dukungan menuju Pemilu 2029 masih bergantung pada perkembangan politik dan keputusan masing-masing partai.

Sumber: Beritasatu.com

Lebih baru Lebih lama