Trending

Haji Isam Gadaikan 7,99 Miliar Saham JARR ke Bank Mandiri

SOSOK: Pemilik PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, saat di Istana Negara - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA - PT Eshan Agro Sentosa, pemegang saham pengendali PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang dikendalikan Haji Isam, menggadaikan seluruh saham JARR miliknya kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Direktur Utama JARR Indra Irawan mengatakan akta gadai saham ditandatangani pada 30 September 2026. Sebanyak 7.997.556.204 saham, atau 100 persen dari kepemilikan Eshan Agro Sentosa di JARR, dijadikan jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh afiliasi perseroan.

“Tujuan transaksi sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh afiliasi Perseroan,” kata Indra dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Meski seluruh saham milik Eshan Agro Sentosa dijaminkan, JARR memastikan transaksi tersebut tidak mengubah status Eshan sebagai pemegang saham pengendali.

Gadai saham juga tidak menyebabkan dilusi kepemilikan maupun perubahan jumlah modal ditempatkan dan modal disetor JARR.

Eshan Agro Sentosa diketahui menguasai sekitar 86,64 persen saham JARR. Haji Isam atau Andi Syamsuddin Arsyad tercatat sebagai pemilik manfaat akhir perusahaan.

Jika menggunakan harga penutupan JARR pada 30 September 2026 sebesar Rp3.580 per saham, nilai pasar saham yang dijaminkan secara matematis sekitar Rp28,6 triliun. Namun, angka tersebut hanya mencerminkan nilai pasar saham dan bukan nilai fasilitas kredit maupun nilai transaksi gadai.

Aksi gadai saham tersebut terjadi di tengah langkah Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama untuk mengakuisisi hingga 30,25 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low.

Pasar kemudian merespons aksi korporasi tersebut. Pada perdagangan 8 Oktober 2026, saham JARR sempat turun 12,24 persen ke Rp3.010 sebelum bergerak di level lainnya sepanjang perdagangan.

Sumber: Idnfinancials.com

Lebih baru Lebih lama