| RAMAI: Wali Kota Lisa memimpin pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 91 pejabat lingkup Pemkot Banjarbaru - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Pemerintah Kota Banjarbaru kembali melakukan penyegaran organisasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan 90 pejabat yang terdiri atas Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Administrator, dan Pengawas di Aula Gawi Sabarataan, Selasa (4/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Banjarbaru.
Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menegaskan, rotasi jabatan merupakan kebutuhan organisasi untuk memastikan setiap perangkat daerah dipimpin aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan menjawab tantangan pembangunan.
"Pelantikan yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar mengisi jabatan yang kosong, tetapi merupakan langkah strategis untuk memastikan roda organisasi berjalan optimal melalui penempatan aparatur yang tepat pada posisi yang tepat," ujarnya.
Sebanyak 7 pejabat dilantik pada Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), 17 pejabat pada Jabatan Administrator (Eselon III), dan 66 pejabat pada Jabatan Pengawas (Eselon IV).
Untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Wali Kota melantik Sri Lailana sebagai Kepala BPPRD, Marhain Rahman sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kanafi sebagai Kepala DPMPTSP, Bambang Supriyatno sebagai Asisten Administrasi Umum, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Abdussamad sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan, serta Muhammad Mirhansyah sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan.
Lisa menjelaskan seluruh proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme merit system dan manajemen talenta ASN berdasarkan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN). Menurutnya, sistem tersebut menjadi fondasi dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas baru, memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah, serta menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kepercayaan ini harus dijawab dengan dedikasi, integritas, kompetensi, dan kinerja terbaik. Jadilah pemimpin yang mampu memberikan solusi dan menciptakan perubahan positif di lingkungan kerja masing-masing," katanya.
Menutup arahannya, Lisa menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata.
"Kami ingin birokrasi yang bergerak cepat, profesional, responsif, dan benar-benar hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banjarbaru," pungkasnya.
Penulis: H. Faidur