Trending

Puncak Hari Anak Nasional, DP3A Banjarmasin Ajak Cegah Kenakalan Remaja dan Gratiskan Masuk Taman Satwa

SOSOK: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin, H. Muhammad Ramadhan, saat menyampaikan sambutan dalam peringatan puncak HAN ke-42 Tahun 2026 - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Peringatan puncak Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Banjarmasin untuk memperkuat perlindungan anak sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat mencegah kenakalan remaja.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin, H. Muhammad Ramadhan, menegaskan pemenuhan hak anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga keluarga, sekolah, dan masyarakat.

"Anak adalah masa depan kita. Karena itu, kita harus bersama-sama menjaga mereka dari berbagai hal yang membahayakan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat," ujarnya pada peringatan puncak HAN ke-42 di Banjarmasin, Kamis (6/8/2026).

Ramadhan menyoroti masih adanya kasus kenakalan remaja, termasuk tawuran antarpelajar, yang memerlukan perhatian bersama. Menurutnya, pengawasan orang tua serta pendidikan karakter menjadi faktor penting untuk mencegah anak terjerumus ke dalam perilaku negatif.

Ia juga mengingatkan agar anak-anak tidak mudah terpengaruh dampak negatif media sosial maupun lingkungan pergaulan yang dapat merusak masa depan mereka.

"Pengawasan bukan hanya tugas pemerintah. Orang tua, sekolah, masyarakat, dan anak itu sendiri harus bersama-sama menjaga agar tidak terpengaruh hal-hal negatif," katanya.

Sebagai upaya mengarahkan anak pada kegiatan positif, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui DP3A memberikan ruang bagi Forum Anak Kota Banjarmasin untuk menampilkan kreativitas dalam rangkaian Hari Anak Nasional.

Selain itu, pemerintah juga menggratiskan akses masuk ke Taman Satwa Jahri Saleh pada Sabtu dan Minggu sebagai bentuk pemenuhan hak bermain anak.

Ramadhan mengatakan kuota program tersebut mencapai 1.000 anak setiap hari atau total 2.000 anak selama dua hari pelaksanaan.

"Hari Sabtu dan Minggu anak-anak dapat bermain gratis di Taman Satwa Jahri Saleh. Harapannya mereka bisa menikmati fasilitas yang telah disiapkan pemerintah sekaligus mengisi waktu dengan aktivitas positif," jelasnya.

DP3A Banjarmasin juga terus memperkuat pemenuhan hak anak melalui berbagai program, mulai dari pengembangan Sekolah Ramah Anak, pencegahan perundungan (bullying), penyediaan ruang publik yang aman, hingga pemenuhan akses pendidikan, kesehatan, dan gizi bagi anak.

Melalui kolaborasi pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat, Ramadhan berharap anak-anak di Kota Banjarmasin dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, serta siap menyongsong Indonesia Emas.

Penulis: Rian

Lebih baru Lebih lama