![]() |
| KOMPAK: Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (tengah) hadir di pengukuhan sembilan PCNU se-Kalsel - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengukuhkan pengurus sembilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Kalimantan Selatan. Pengukuhan berlangsung di Montana Syari'ah Hotel, Kota Banjarbaru, Selasa (11/8/2026), dan turut dihadiri jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Selatan.
Kehadiran Wakil Ketua PWNU Kalsel, Dr. KH. A. Fauzan Saleh, menjadi bagian penting dalam agenda pengukuhan tersebut. Kehadirannya menegaskan dukungan PWNU Kalsel terhadap penguatan struktur dan konsolidasi organisasi NU di tingkat cabang.
Sembilan PCNU yang dikukuhkan terdiri atas PCNU Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Tanah Bumbu, Tanah Laut, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Balangan, serta Alabio.
Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) PCNU oleh KH. Miftah Farid. Setelah itu, para pengurus PCNU dari sembilan daerah tersebut resmi dikukuhkan oleh Gus Aunullah.
Dalam pesannya, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengingatkan seluruh pengurus yang baru dikukuhkan bahwa jabatan dalam kepengurusan NU bukan sekadar posisi organisasi, melainkan amanah yang akan dipertanggungjawabkan.
“Jabatan dalam kepengurusan PCNU hakikatnya adalah ujian, yang setiap pengurus harus sadar bahwa semua itu akan dipulangkan kepada Allah dan dimintai pertanggungjawaban,” ujarnya.
Ia menegaskan, para pengurus hendaknya tidak memiliki motivasi lain dalam menjalankan amanah organisasi selain mengharapkan ridha Allah SWT serta berpegang teguh pada aqidah Ahlussunnah wal Jamaah.
![]() |
| BICARA: Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf memberikan arahan kepada pengurus PCNU - Foto Dok Istimewa |
“Jangan ada motivasi lain selain daripada mencari ridha Allah untuk berpegang teguh pada aqidah Ahlussunnah wal Jamaah dan mengembangkan jam'iyyah Nahdlatul Ulama,” tegasnya.
Pengukuhan sembilan PCNU se-Kalimantan Selatan tersebut berlangsung lancar dan penuh khidmat. Tidak kurang dari 100 orang menghadiri kegiatan tersebut.
Selain jajaran PWNU Kalsel, kegiatan turut dihadiri Asisten I Kota Banjarbaru, Ketua MUI Kota Banjarbaru, Ketua DMI Kota Banjarbaru, serta sejumlah pengurus Badan Otonom (Banom) NU.
Kehadiran unsur PBNU, PWNU Kalsel, pemerintah daerah, tokoh agama, serta Banom NU tersebut menjadi bagian dari dukungan bersama terhadap penguatan organisasi dan keberlanjutan gerakan Nahdlatul Ulama di Kalimantan Selatan.
Penulis: H. Faidur

