![]() |
| SOSOK: Gubernur Muhidin menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan pentingnya sinergi antara perangkat daerah dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam menjalankan program pembangunan. Menurutnya, SKPD tidak boleh hanya menjadikan PKK sebagai tamu undangan, tetapi harus dilibatkan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program.
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Hotel Grand Maya Artotel, Banjarbaru, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Fathul Jannah Muhidin, jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Kalsel, kepala daerah, Forkopimda, serta pimpinan organisasi perempuan.
"Jangan sampai SKPD melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan program PKK, tetapi PKK hanya hadir sebagai undangan. Itu sebuah kesalahan. SKPD harus bekerja sama dan bersinergi dengan PKK," tegas Muhidin.
Menurut gubernur, sedikitnya 10 perangkat daerah memiliki program yang berkaitan langsung dengan 10 Program Pokok PKK, sehingga kolaborasi menjadi kunci agar berbagai program pemerintah berjalan lebih efektif.
Muhidin berharap TP PKK dilibatkan dalam berbagai kegiatan seperti penanganan stunting, pelayanan Posyandu, edukasi pencegahan kekerasan terhadap anak, hingga program pemberdayaan masyarakat.
"PKK adalah mitra kerja pemerintah. Program-program yang menjadi bagian dari 10 Program Pokok PKK harus disusun dan dilaksanakan bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Fathul Jannah Muhidin membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK, Ny. Tri Tito Karnavian.
Mengusung tema "Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045", seluruh kader PKK diajak terus memperkuat pembangunan berbasis keluarga sebagai fondasi pembangunan nasional.
Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa gerakan PKK harus tetap berfokus pada pemberdayaan keluarga melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, serta optimalisasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Usai kegiatan, Hj. Fathul Jannah berharap peringatan HKG PKK tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memperkuat semangat kader untuk terus hadir membantu masyarakat.
"Semoga seluruh kader PKK di Kalimantan Selatan semakin solid, aktif bersinergi dengan pemerintah daerah, dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Peringatan HKG PKK ke-54 turut dihadiri jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan, para Ketua TP PKK kabupaten/kota, pimpinan organisasi perempuan, pejabat Pemprov Kalsel, serta berbagai unsur organisasi sosial dan kemasyarakatan.
Penulis: H. Faidur
