![]() |
AMANKAN REMAJA: Anggota Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tala mengamankan 10 remaja yang kedapatan pesta miras dan lem Fox – Foto Ist |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - 10 remaja yang sedang menggelar pesta minuman beralkohol (minol) oplosan jenis gaduk serta menghirup lem Fox tak berkutik ketika anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Tanah Laut menyergap mereka di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kijang Mas Permai, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (17/6/2026) malam.
Penertiban ini bermula saat anggota Satpol PP dan Damkar melaksanakan patroli rutin cipta kondisi di wilayah Kota Pelaihari.
Saat menyisir kawasan RTH Kijang Mas Permai sekitar pukul 22.08 WITA, petugas mencurigai aktivitas sekumpulan pemuda di sudut fasilitas publik tersebut.
Saat dihampiri, petugas menemukan bukti bahwa para remaja tersebut tengah mengonsumsi miras oplosan dan menyalahgunakan lem Fox.
Demi pemeriksaan lebih lanjut, seluruh remaja beserta barang bukti langsung digelandang ke Markas Komando Satpol PP dan Damkar Tanah Laut.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut, Danoe Sulaiman, memimpin langsung operasi penertiban tersebut di lapangan.
Setibanya di markas, para remaja ini langsung menjalani pendataan identitas serta diberikan pembinaan fisik maupun mental.
Tak berhenti di situ, petugas juga menjadwalkan pemanggilan orang tua atau wali dari masing-masing remaja.
Langkah ini diambil untuk proses serah terima formal sekaligus memastikan adanya komitmen pengawasan yang lebih ketat di lingkungan keluarga.
Danoe Sulaiman menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi aktivitas negatif apa pun yang mengganggu kenyamanan dan ketertiban publik di Bumi Tuntung Pandang.
"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua untuk senantiasa mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anaknya, terutama saat berada di luar rumah pada malam hari. Jangan sampai lepas kontrol," ujar Danoe.
Guna memastikan wilayah Kabupaten Tanah Laut tetap aman dan kondusif, Satpol PP dan Damkar setempat berjanji akan mengintensifkan patroli pengawasan secara berkala.
Fokus sasaran ke depan adalah fasilitas publik, ruang terbuka hijau, serta titik-titik rawan kerumunan pemuda pada malam hari.
Penulis: Lutfi

