![]() |
| SOSOK: Bupati Tala H. Rahmat Trianto saat mengingatkan tentang larangan penyalahgunaan BBM bersubsidi - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Dugaan penyalahgunaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kabupaten Tanah Laut (Tala) mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.
Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menginstruksikan pengusutan terhadap dugaan penyelewengan solar subsidi yang dikeluhkan para nelayan pesisir, Senin (18/05/2026).
Kasus tersebut mencuat setelah perwakilan nelayan bersama Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokwasmas) dan Ketua GWI Kalimantan Selatan, Iswandi, melaporkan dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi ke Polda Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Kamis (14/05/2026).
Para nelayan mengaku kerap mengalami kesulitan memperoleh solar subsidi untuk melaut sehingga berdampak terhadap aktivitas dan pendapatan mereka.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Bupati Rahmat Trianto langsung menggelar rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan unsur TNI, Polri, intelijen daerah, hingga pemerintah desa.
Selain itu, Pemkab Tala juga menerbitkan surat resmi bernomor 500.5.6.19/252/SETDA/2026 tertanggal 15 Mei 2026 terkait permintaan klarifikasi, penggunaan QR code, serta laporan distribusi BBM dalam tiga bulan terakhir.
“Solar subsidi ini diperuntukkan bagi nelayan. Kami meminta seluruh pihak ikut mengawasi agar distribusinya tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” ujar Rahmat Trianto.
Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tanah Laut memperketat pengawasan dan verifikasi data nelayan penerima rekomendasi BBM subsidi.
Kepala DKPP Tanah Laut, M. Kusri, menjelaskan pihaknya bertugas melakukan verifikasi data, pembinaan, dan pengawasan administrasi terhadap penyaluran BBM subsidi.
“Untuk penyaluran BBM subsidi dilakukan oleh pihak berwenang sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.
Pemkab Tanah Laut berharap pengawasan lintas sektor tersebut dapat memastikan distribusi solar subsidi berjalan tepat sasaran dan mendukung aktivitas nelayan di wilayah pesisir.
Penulis: Lutfi

