![]() |
| PAMFLET: Pengumuman penerimaan Penggerak HAM 2026 - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Kementerian Hak Asasi Manusia (Kementerian HAM) membuka Rekrutmen Penggerak HAM 2026 dengan menyediakan 200 formasi untuk mendukung pelaksanaan Program Desa, Kelurahan, dan Kampung Sadar HAM di berbagai daerah.
Program yang dijalankan melalui Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM itu ditujukan untuk memperkuat pengarusutamaan hak asasi manusia di tingkat masyarakat. Pendaftaran dibuka secara daring mulai 20 hingga 24 Juni 2026.
Kesempatan ini terbuka bagi warga negara Indonesia yang berdomisili di wilayah penempatan dan memiliki kepedulian terhadap pemajuan, perlindungan, serta penghormatan hak asasi manusia.
Penggerak HAM merupakan tenaga non-ASN dan non-aparatur desa yang direkrut melalui mekanisme seleksi terbuka. Mereka akan ditempatkan di calon desa, kelurahan, maupun kampung binaan sadar HAM di seluruh Indonesia.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Penggerak HAM akan membantu peningkatan kapasitas masyarakat terkait HAM, memetakan kebutuhan hak dasar warga, menerima laporan dugaan pelanggaran HAM, hingga melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap tindak lanjut rekomendasi pemenuhan HAM.
Pelamar wajib berstatus WNI dengan usia minimal 22 tahun dan maksimal 45 tahun pada saat pendaftaran. Selain itu, peserta harus memiliki pendidikan paling rendah SMA atau sederajat.
Kementerian HAM juga mensyaratkan pelamar memiliki pengalaman di bidang hak asasi manusia, pemberdayaan masyarakat, pendampingan sosial, pelayanan publik, atau aktivitas sosial kemasyarakatan lainnya.
Peserta tidak diperbolehkan berstatus CPNS, PNS, PPPK, anggota TNI, Polri, aparatur desa, pengurus partai politik, maupun terlibat dalam organisasi yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan.
Adapun dokumen yang harus disiapkan meliputi surat lamaran, surat pernyataan, KTP, kartu keluarga, pas foto ukuran 4x6 berlatar biru, ijazah, transkrip nilai, daftar riwayat hidup (CV), surat keterangan domisili, surat keterangan sehat, serta dokumen pendukung pengalaman kerja yang relevan.
Tahapan seleksi dimulai dengan pengumuman pada 10-19 Juni 2026, kemudian dilanjutkan pendaftaran pada 20-24 Juni 2026.
Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung pada 25-30 Juni 2026 dan hasilnya diumumkan pada 1 Juli 2026. Peserta yang tidak lolos dapat mengajukan sanggahan pada 2-3 Juli 2026.
Selanjutnya, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti seleksi kompetensi bidang pada 7-10 Juli 2026 dan wawancara pada 21-24 Juli 2026.
Pengumuman akhir dijadwalkan pada 27 Juli 2026. Peserta yang dinyatakan lulus akan menandatangani kontrak pada 28-31 Juli 2026 sebelum mulai bertugas pada 1 Agustus hingga 31 Desember 2026.
Jadwal Rekrutmen Penggerak HAM 2026:
- Pengumuman Seleksi: 10-19 Juni 2026
- Pendaftaran: 20-24 Juni 2026
- Seleksi Administrasi: 25-30 Juni 2026
- Pengumuman Administrasi: 1 Juli 2026
- Masa Sanggah: 2-3 Juli 2026
- Pengumuman Pasca Sanggah: 6 Juli 2026
- Seleksi Kompetensi Bidang: 7-10 Juli 2026
- Pengumuman Seleksi Bidang: 17 Juli 2026
- Wawancara: 21-24 Juli 2026
- Pengumuman Akhir: 27 Juli 2026
- Penandatanganan Kontrak: 28-31 Juli 2026
- Pelaksanaan Program: 1 Agustus-31 Desember 2026
Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian HAM yang telah disediakan panitia seleksi.
Sumber: Kementerian HAM

