Trending

DPRD Kalsel Dorong Penyelesaian Sengketa Lahan Lingkar Selatan

KOORDINASI: Rapat Komisi I DPRD Kalsel membahas sengketa lahan Jalan Gubernur Subardjo Lingkar Selatan - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Sengketa Lahan Lingkar Selatan di Jalan Gubernur Subardjo kembali menjadi perhatian DPRD Kalimantan Selatan. Komisi I DPRD Kalsel menggelar rapat lanjutan untuk memperjelas status lahan sekaligus mencari solusi atas tuntutan hak yang masih dipersoalkan para pihak terkait.

Rapat tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Biro Hukum, Dinas PUPR, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), BPM Provinsi Kalimantan Selatan, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Banjar.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim, mengatakan pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang digelar sekitar dua bulan lalu. Menurutnya, persoalan ini cukup rumit karena telah berlangsung selama puluhan tahun dan melibatkan berbagai instansi.

"Kasus ini sudah berjalan sejak awal 1990-an. Pada 2015, statusnya tercatat beralih ke Kementerian PUPR," kata Habib Hamid saat dikonfirmasi.

Politikus Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan, berdasarkan data yang dibahas dalam rapat, terdapat 25 borongan lahan yang tercatat dalam proses pengalihan. Namun, sembilan di antaranya disebut belum menerima pembayaran.

Di sisi lain, ahli waris lahan mengaku belum pernah memperoleh pembayaran dan masih memperjuangkan hak mereka. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan Komisi I DPRD Kalsel.

"Ini yang masih menjadi persoalan utama, terutama terkait pembayaran yang belum tuntas," ujarnya.

Untuk mendorong penyelesaian sengketa, Komisi I DPRD Kalsel membuka kemungkinan penyelesaian melalui jalur hukum apabila para pihak, khususnya ahli waris, memilih langkah tersebut. DPRD menyatakan siap memfasilitasi proses yang diperlukan guna memperoleh kepastian hukum.

Pembahasan lanjutan diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait status lahan serta penyelesaian hak-hak yang masih menjadi sengketa dalam proyek Jalan Gubernur Subardjo atau Lingkar Selatan.

Penulis: Fathur

Lebih baru Lebih lama