![]() |
| BANJIR: Pengendara sepeda motor melintas di jalan tergenang banjir rob di kawasan pesisir Kalimantan Selatan - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Banjir rob berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pesisir Kalimantan Selatan pada periode 16 hingga 27 Mei 2026. Peringatan ini disampaikan berdasarkan informasi dari BMKG Maritim terkait fenomena Super New Moon atau fase bulan perigee dan bulan baru yang dapat meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
Berdasarkan catatan BMKG, potensi banjir rob di Kalimantan Selatan diperkirakan terjadi di beberapa wilayah dengan rentang waktu berbeda.
Untuk wilayah pesisir Kotabaru dan Tanah Bumbu, banjir rob berpotensi terjadi pada 16–23 Mei 2026. Sementara itu, wilayah pesisir Barito Kuala, Banjar, Banjarmasin, dan Tanah Laut diperkirakan terdampak pada 18–27 Mei 2026.
Kondisi ini perlu diwaspadai karena genangan air dapat mengganggu aktivitas harian masyarakat, terutama di kawasan pesisir, bantaran sungai, hingga ruas jalan yang memiliki elevasi rendah.
Menanggapi potensi tersebut, Honda Trio Motor kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara melalui kampanye keselamatan bertema “Aman Menghadapi Banjir” dengan slogan “Jangan Nekat, Utamakan Keselamatan.”
PIC Safety Riding PT Trio Motor, Yoga Prabowo, menegaskan pentingnya kehati-hatian pengendara saat menghadapi kondisi banjir rob.
“Dalam kondisi banjir rob seperti yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Kalimantan Selatan, pengendara sebaiknya tidak nekat menerobos genangan, apalagi jika tidak mengetahui kedalaman air. Lebih baik berhenti, mencari jalur alternatif, atau menunggu hingga kondisi lebih aman,” ujar Yoga.
Ia menambahkan, keputusan untuk tetap melanjutkan perjalanan di tengah genangan air dapat meningkatkan risiko kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.
Lebih lanjut, Honda Trio Motor juga membagikan sejumlah tips #Cari_Aman bagi pengendara sepeda motor saat menghadapi banjir rob.
Pengendara diimbau untuk menghindari genangan dengan ketinggian yang tidak diketahui. Jika terpaksa melintas, pastikan kondisi memungkinkan dengan kecepatan rendah dan stabil, menjaga jarak aman, serta menghindari tarikan gas berlebihan.
Selain itu, setelah melewati genangan air, pengendara disarankan melakukan pengecekan fungsi rem dengan menekannya secara perlahan beberapa kali untuk memastikan kinerjanya tetap optimal.
Kondisi sepeda motor juga perlu diperiksa, terutama jika kendaraan sempat melewati genangan cukup tinggi yang berpotensi memengaruhi komponen mesin maupun sistem pengereman.
“Setelah melewati banjir, pastikan rem masih bekerja dengan baik dan kondisi motor tetap aman digunakan. Jika air terlalu tinggi, pilihan terbaik adalah putar arah atau menunggu,” tambah Yoga.
Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri dan Contribution to The Nation, Honda Trio Motor menegaskan komitmennya dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara dalam berbagai kondisi, termasuk saat cuaca ekstrem dan potensi banjir rob.
Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengendara bahwa keputusan yang tepat di jalan raya dapat mencegah risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama.
Sumber: Rilis Honda

