Trending

Bangun Integritas dan Inovasi, 520 PPPK Kabupaten Tanah Laut Ikuti Orientasi Kompetensi

ORIENTASI: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tanah Laut, Dr. Akhmad Hairin, yang hadir mewakili Bupati Tanah Laut dalam acara Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 – Foto Ist


RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerja sama dengan BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 yang dipusatkan di Aula BKPSDM Tanah Laut.

Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tanah Laut, Dr. Akhmad Hairin, yang hadir mewakili Bupati Tanah Laut. 

Orientasi ini dirancang untuk membangun fondasi kompetensi yang terintegrasi, mulai dari integritas moral, kejujuran, hingga semangat nasionalisme yang kuat bagi para abdi negara.

Dalam arahannya, Dr. Akhmad Hairin menekankan bahwa status sebagai ASN menuntut profesionalitas tinggi dan kemampuan untuk terus beradaptasi dengan perubahan.

Ia mengingatkan para peserta bahwa di era sekarang, bekerja dengan baik saja tidak cukup, namun harus dibarengi dengan keberanian untuk berinovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bumi Tuntung Pandang.

“Melalui orientasi ini, saya berharap seluruh peserta dapat meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kemampuan berinovasi agar mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kabupaten Tanah Laut,” ujar Akhmad Hairin di hadapan para peserta dan perwakilan SKPD.

Secara teknis, orientasi ini diikuti oleh 520 peserta yang merupakan hasil pengadaan PPPK tahun 2025. Para peserta tersebut memiliki latar belakang profesi yang beragam, mulai dari tenaga pendidikan, tenaga teknis, hingga tenaga kesehatan. Untuk memastikan transfer ilmu yang efektif, pelaksanaan orientasi dibagi menjadi 13 angkatan yang dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai 1 Mei hingga 1 Juli 2026.

Metode pembelajaran yang diterapkan adalah sistem klasikal dengan pendekatan kolaboratif. Selama tiga hari intensif untuk setiap angkatan, para peserta dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai peran, tugas, serta tanggung jawab sebagai aparatur yang profesional.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap dapat melahirkan talenta-talenta baru yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab dalam menjalankan roda pemerintahan.

Penulis: Lutfi


Lebih baru Lebih lama