Trending

Anies Baswedan Jadi Anggota Dewan Penasihat Kota Riyadh

SOSOK: Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dipercaya Kerajaan Arab Saudi sebagai anggota Dewan Penasihat dari Royal Commission for Riyadh City - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dipercaya Kerajaan Arab Saudi sebagai anggota Dewan Penasihat dari Royal Commission for Riyadh City (RCRC). Amanah tersebut diungkapkan Anies melalui akun media sosial pribadinya dan disebut telah diterimanya sejak 2025.

“Sejak tahun lalu, ikut mendapat amanah sebagai anggota Dewan Penasihat dari Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh (RCRC-Royal Commission for Riyadh City),” tulis Anies dalam unggahan akun Instagram resminya, Senin (18/5/2026).

Dalam menjalankan tugas tersebut, Anies turut membawa tim dari Karsa City Lab untuk mendukung kerja sama dan pertukaran gagasan terkait pembangunan kota.

Selama tiga hari terakhir, Anies berada di Riyadh untuk menghadiri Riyadh Competitiveness Forum (RCF). Forum itu mempertemukan para anggota dewan penasihat dari berbagai negara guna memberikan masukan strategis bagi peningkatan daya saing Kota Riyadh.

“Saya datang ke sini bersama Karsa City Lab, bertukar pikiran dengan sesama dewan penasihat yang berasal dari berbagai negara. Diskusi yang kaya ini dilakukan bersama dengan tim dari Pemerintah Kota Riyadh dan Kerajaan Arab Saudi,” tuturnya.

Anies mengatakan dirinya merasa terhormat karena Riyadh memandang Jakarta sebagai salah satu kota yang berhasil melakukan transformasi sistem transportasi publik terintegrasi. Menurutnya, pengalaman Jakarta menjadi salah satu referensi penting bagi Riyadh dalam pengembangan transportasi perkotaan.

“Jakarta dianggap salah satu tolak ukur yang sukses melakukan transformasi transportasi publik terintegrasi. Inilah salah satu wujud semangat Jakarta sebagai kota global. Tak hanya jadi tuan rumah di negeri sendiri tetapi jadi tamu memesona di panggung dunia,” katanya.

Ia juga berharap kota-kota lain di Indonesia dapat berkembang menjadi kota global yang layak huni, nyaman, dan mampu menjadi teladan bagi kota-kota dunia lainnya.

Berdasarkan penelusuran, RCRC dipimpin langsung oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Lembaga tersebut memiliki target menjadikan Riyadh sebagai salah satu dari 10 ekonomi kota terbesar dunia pada 2030.

RCRC saat ini tengah menjalankan 23 proyek besar, mulai dari pembangunan metro Riyadh, Riyadh Art Program, hingga Riyadh Biocentral Foundation.

Selain menghadiri Riyadh Competitiveness Forum, Anies juga menjadi dosen tamu di King Saud University. Dalam kesempatan itu, ia bertemu mahasiswa dan diaspora Indonesia di Riyadh.

“Anak-anak muda ini rindu untuk berbuat, baik di sektor pendidikan, demokrasi dan bagaimana mengembalikan Indonesia pada meritokrasi. Suasananya guyub dan penuh semangat,” ungkapnya.

Menurut Anies, semangat diaspora Indonesia di luar negeri menunjukkan bahwa kecintaan terhadap Tanah Air tetap kuat meskipun berada jauh dari Indonesia.

Sumber: Idntimes.com

Lebih baru Lebih lama