![]() |
| BICARA: Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin, menegaskan kesiapan penyelenggaraan haji di Embarkasi Banjarmasin kepada awak media - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Sebanyak 121 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kalimantan Selatan dikukuhkan untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026. Pengukuhan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan melalui Sekretaris Daerah, M. Syarifuddin, di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Banjarbaru, Kamis (16/4/2026).
Para petugas terdiri atas 23 orang dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Haji, 73 orang berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Kalimantan Selatan, serta 25 orang Petugas Haji Daerah (PHD).
Sekda Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, menegaskan kesiapan penyelenggaraan haji tahun ini telah mencapai tahap maksimal. Ia optimistis seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar dengan dukungan petugas yang profesional.
“Petugas harus menjaga stamina karena tugasnya tidak ringan. Mereka mendampingi jemaah sejak keberangkatan sampai kembali ke tanah air,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapan fisik dan mental petugas menjadi faktor penting dalam memastikan pelayanan optimal kepada jemaah selama proses keberangkatan hingga kepulangan.
Tahun ini, perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia (lansia). Petugas menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung jemaah di kamar untuk mengurus berbagai keperluan, mulai dari dokumen perjalanan, pembagian living cost, hingga administrasi lainnya.
Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi antrean panjang sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah, khususnya lansia.
Adapun total jemaah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin mencapai 6.746 orang. Rinciannya, sebanyak 5.187 jemaah berasal dari Kalimantan Selatan dan 1.559 jemaah dari Kalimantan Tengah.
Seluruh jemaah terbagi dalam 19 kelompok terbang (kloter), terdiri atas 14 kloter asal Kalimantan Selatan dan lima kloter asal Kalimantan Tengah.
Keberangkatan jemaah dijadwalkan dimulai pada 23 April 2026 dengan masuknya kloter pertama ke asrama haji. Sementara itu, penerbangan perdana akan dilaksanakan pada 24 April 2026 pukul 00.05 Wita menuju Arab Saudi.
Pemerintah daerah menargetkan penyelenggaraan haji tahun ini berjalan tanpa kendala, seiring kesiapan petugas, sistem pelayanan, dan fasilitas yang telah disiapkan secara matang.
Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem pelayanan terpadu atau one stop service di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.
“Ketika jemaah datang dari daerah masing-masing, itu nanti langsung diarahkan ke satu gedung untuk penyerahan dokumen, penyerahan paspor, suvenir dan lain-lain termasuk living cost,” terangnya.
Selain itu, layanan khusus juga disiapkan bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas, seperti penyediaan kamar serta fasilitas pendukung lainnya guna memastikan kenyamanan selama proses pemberangkatan.
Penulis: H. Faidur

