Trending

Muhidin Raih Penghargaan Kinerja Tinggi dari Kemendagri, Kalsel Masuk Lima Besar Nasional

PRESTASI: Gubernur Kalsel H. Muhidin (kanan), menjadi satu-satunya kepala daerah di luar Pulau Jawa yang menerima penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Kementerian Dalam Negeri di Jakarta - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menerima penghargaan nasional atas capaian penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Dalam agenda tersebut, Muhidin menerima penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha setelah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dinilai masuk kategori berkinerja tinggi berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.

Penghargaan itu menempatkan Kalimantan Selatan dalam lima besar provinsi terbaik secara nasional, sejajar dengan DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Kalsel juga menjadi satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang masuk dalam daftar penerima penghargaan.

“Alhamdulillah Kalsel masuk dalam lima besar daerah yang menerima penghargaan,” ujar Muhidin usai mengikuti upacara.

Muhidin menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa kinerja pemerintahan di Kalimantan Selatan mampu bersaing di tingkat nasional. Ia pun mengajak seluruh kepala daerah di Kalsel untuk terus memperkuat pelaksanaan otonomi daerah melalui tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang konsisten.

“Mari kita bersama-sama yang akan datang, melaksanakan otonomi daerah di daerah masing-masing dengan sebaik mungkin,” pesannya.

Ia menegaskan, keberhasilan otonomi daerah harus diikuti dengan kesiapan pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan berkelanjutan.

“Jadi kita siap siaga setiap saat untuk melaksanakan kebijakan kita sehari-hari,” tegasnya.

Selain penghargaan untuk provinsi, Kemendagri juga memberikan apresiasi kepada 15 pemerintah kabupaten dan sembilan pemerintah kota yang dinilai memiliki capaian tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dari Kalimantan Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan turut masuk dalam daftar penerima penghargaan tingkat kabupaten.

Secara keseluruhan, sebanyak 30 pemerintah daerah yang terdiri dari pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota menerima penghargaan nasional atas kinerja pemerintahan daerah tahun ini.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” dan dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto selaku inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Bima menegaskan bahwa inti dari otonomi daerah terletak pada kewenangan yang disertai tanggung jawab dan integritas dalam menjalankan pemerintahan.

“Ada satu kata yang sangat lekat dengan otonomi daerah, yaitu kewenangan. Kewenangan inilah yang menjadi pembeda utama dalam pelaksanaan otonomi daerah,” ujar Bima.

Namun ia mengingatkan, kewenangan tidak akan bermakna tanpa kapasitas dan integritas aparatur pemerintah.

“Kewenangan tanpa kemampuan adalah angan-angan. Kewenangan tanpa integritas hanya akan melahirkan penyalahgunaan,” tegasnya.

Menurut Bima, otonomi daerah harus terus dievaluasi dan diperkuat agar tidak hanya menjadi instrumen desentralisasi, tetapi juga mampu menghadirkan pemerintahan yang efektif, bersih, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Sumber: Wasaka

Lebih baru Lebih lama