Trending

Hasnuryadi Sulaiman Optimistis Indonesia Tembus Piala Dunia 2030

DIALOG: Wagub Hasnuryadi Sulaiman menjadi salah satu pembicara dalam forum diskusi “96 Tahun PSSI: Fondasi Piala Dunia 2030” - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI, Hasnuryadi Sulaiman, menyatakan dukungan penuh terhadap transformasi sepak bola nasional yang tengah berjalan.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam forum diskusi “96 Tahun PSSI: Fondasi Piala Dunia 2030” yang digelar di GBK Arena, Kamis (16/4/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-96 PSSI.

Menurut Hasnuryadi, perkembangan performa tim nasional Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif yang patut diapresiasi. Ia bahkan menilai skuad saat ini sebagai salah satu yang terbaik sepanjang sejarah.

“Jika tahun 1985 dianggap sebagai tim terbaik, maka menurut saya tim saat ini adalah yang terbaik yang kita miliki. Kita harus yakin bahwa pada 2030 kita bisa lolos ke Piala Dunia,” ungkapnya.

Ia menilai berbagai pembenahan yang dilakukan PSSI, mulai dari peningkatan kualitas kompetisi hingga pembinaan usia dini, mulai menunjukkan hasil nyata dan menjadi fondasi penting menuju target jangka panjang.

Dalam forum yang sama, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengakui perjalanan sepak bola Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan. Meski demikian, ia menilai terdapat kemajuan signifikan, termasuk pada kualitas liga domestik dan program pengembangan tim nasional.

Diskusi tersebut turut menghadirkan sejumlah tokoh sepak bola nasional, seperti Rochy Putiray, pengamat sepak bola Hadi Gunawan, serta jurnalis senior Kesit B. Handoyo.

Hadir pula Direktur Utama I.League Ferry Paulus dan Ketua Umum FFI Michael Sianipar.

Dengan usia yang mendekati satu abad, PSSI dihadapkan pada tantangan besar untuk membawa sepak bola Indonesia ke panggung dunia. Namun, dukungan dari berbagai pihak dinilai menjadi modal penting untuk menjaga optimisme menuju target tampil di Piala Dunia 2030.

Sumber: Wasaka

Lebih baru Lebih lama