Trending

Didorong Maju Ketum PBNU, Cak Imin Dinilai Siap Tinggalkan Politik Praktis

SOSOK: Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang disebut layak untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Dukungan terhadap Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai menguat jelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Salah satu tokoh yang menyatakan dukungan tersebut adalah KH Mas Muhammad Maftuch atau Gus Maftuch. Ia sebelumnya dikenal sebagai Ketua Panitia Pelaksana Pra-Muktamar Luar Biasa Nahdlatul Ulama (MLB NU).

Gus Maftuch mengaku memberikan harapan dan doa agar Cak Imin bersedia masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU.

Ia menilai, pengalaman panjang Cak Imin di panggung politik nasional menjadi modal besar untuk memimpin organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.

Menurutnya, lebih dari 27 tahun berkecimpung di dunia politik telah membentuk Cak Imin sebagai sosok yang matang dan memahami dinamika kepemimpinan.

Tak hanya itu, ia juga menyebut Cak Imin telah berada di puncak karier politik, sehingga dinilai tepat untuk mulai mengambil peran yang lebih substansial di luar politik praktis.

“Sudah saatnya mengambil peran yang lebih reflektif dan substantif, bukan lagi elektoral,” ujar Gus Maftuch.

Dari sisi historis, lanjutnya, Cak Imin memiliki kedekatan kuat dengan NU. Ia merupakan cicit dari KH Bisri Syansuri, salah satu tokoh pendiri NU, yang dinilai membawa tanggung jawab moral untuk melanjutkan perjuangan para ulama.

Gus Maftuch juga mendorong agar Cak Imin fokus pada pencalonan tersebut dengan meninggalkan aktivitas politik praktis.

Menurutnya, perpindahan peran dari dunia politik ke organisasi keagamaan bukanlah kemunduran, melainkan langkah besar dalam pengabdian kepada umat.

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama sendiri dijadwalkan akan digelar pada Agustus mendatang.

Sumber: CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama