Trending

CFD Perdana Banjarbaru Diserbu Warga, Aktivitas Olahraga hingga UMKM Meningkat

RAMAI: Sejumlah masyarakat melakukan aktivitas olahraga ringan di sepanjang Jalan Panglima Batur - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Pelaksanaan perdana car free day (CFD) di Kota Banjarbaru pada Minggu (12 April 2026) disambut antusias warga yang sejak pagi memadati Jalan Panglima Batur.

Ruas jalan dari Bundaran Amaco hingga Simpang Empat Samsat dipenuhi masyarakat yang memanfaatkan ruang publik tersebut untuk beragam aktivitas, seperti jogging, bersepeda, bermain sepatu roda, hingga berjalan santai bersama keluarga.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, yang meninjau langsung kegiatan itu memastikan CFD hari pertama berjalan tertib dan lancar.

“Alhamdulillah pelaksanaan hari ini berjalan lancar dan tertib. Para UMKM juga sudah memahami aturan untuk berjualan di atas trotoar,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dampak positif terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, CFD memberi peluang tambahan bagi pedagang untuk meningkatkan pendapatan.

“Mereka mengaku terbantu dengan adanya CFD ini karena bisa menambah penghasilan di luar aktivitas jualan sehari-hari. Biasanya berjualan di kantin, hari ini bisa membuka lapak di depan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Banjarbaru, Muhammad Mirhansyah, menyebut tingginya partisipasi warga menjadi indikator positif dalam uji coba CFD tersebut.

“Kita melihat masyarakat sangat antusias memanfaatkan kawasan CFD yang hari ini dimulai dari Simpang Empat Samsat menuju Bundaran Amaco. Warga memanfaatkannya untuk olahraga seperti lari dan bersepeda,” ujarnya.

Ia menjelaskan, akses jalan tetap dibuka bagi kendaraan darurat seperti menuju fasilitas kesehatan, sementara kendaraan lainnya dialihkan ke jalur alternatif.

“Sejauh ini kondisi masih aman dan tertib. Ke depan, kegiatan ini akan terus kita evaluasi dan tingkatkan,” katanya.

Selain menjadi ruang olahraga, CFD juga membawa dampak ekonomi bagi pelaku UMKM. Salah satu pedagang, Asih, mengaku jumlah pembeli meningkat signifikan sejak pagi.

“Alhamdulillah di hari pertama saja sudah ada sekitar 30 pembeli. Ini sangat membantu kami sebagai pelaku UMKM,” ungkapnya.

Ia menilai lokasi CFD di Jalan Panglima Batur memberikan peluang lebih besar dibandingkan lokasi sebelumnya karena area yang lebih luas dan suasana yang lebih nyaman.

Kondisi ini menunjukkan CFD tidak hanya menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk beraktivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga Banjarbaru.

Penulis: H. Faidur

Lebih baru Lebih lama