Trending

Targetkan Cak Imin di Pilpres 2029, PKB Dinilai Ambil Langkah Strategis

SOSOK: Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Keputusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mendorong ketua umumnya, Muhaimin Iskandar, sebagai calon presiden pada Pemilu 2029 dinilai sebagai langkah yang rasional sekaligus strategis.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai peluang PKB kini semakin terbuka setelah ambang batas pencalonan presiden dihapus oleh Mahkamah Konstitusi.

“Sudah mantap PKB menargetkan Cak Imin capres. Dan itu wajib hukumnya dilakukan karena PKB punya boarding pass untuk maju sendiri karena ambang batas presiden sudah zero (nol persen),” kata Adi, Minggu (12/4/2026).

Ia menegaskan bahwa partai politik memang memiliki fungsi utama untuk mengusung kader terbaiknya sebagai pemimpin nasional. Dalam konteks PKB, Muhaimin dinilai hampir pasti mendapatkan tiket pencalonan karena minimnya kompetitor internal.

“Tentu saja Cak Imin akan mulus dapat tiket maju dari PKB karena tak ada saingan internal,” ujarnya.

Adi juga menyoroti potensi keuntungan politik dari pencalonan tersebut, salah satunya efek ekor jas terhadap suara legislatif. “Ini terbukti saat Cak Imin jadi cawapres 2024, suara pileg PKB naik,” katanya.

Selain itu, pencalonan sebagai capres dinilai mampu meningkatkan popularitas dan posisi politik Muhaimin dalam jangka panjang. “Level politik Cak Imin naik kelas,” ucap Adi.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa jika PKB hanya menargetkan posisi calon wakil presiden, langkah tersebut berisiko stagnan. “Kalau cuma cawapres yang ditargetkan, tentu ini jalan di tempat karena 2024 lalu sudah cawapres Anies,” kata dia, merujuk pada pencalonan Muhaimin bersama Anies Baswedan pada Pemilu sebelumnya.

Adi juga menilai persaingan untuk posisi calon wakil presiden akan jauh lebih ketat. “Apalagi jika hanya mengincar cawapres Prabowo, saingannya sangat banyak, sangat rumit, dan sulit,” tuturnya.

Sebelumnya, PKB telah menegaskan ambisinya untuk memainkan peran lebih besar pada Pemilu 2029. Wakil Ketua Umum DPP PKB, Hanif Dhakiri, menyatakan partainya menargetkan posisi presiden atau wakil presiden.

“Kita sebagai partai bukan hanya sekadar akan bertahan, tetapi ke depan juga bisa akan terus lebih besar, bisa terus mencapai target-target yang menjadi tujuan besar kita, termasuk menjadikan Gus Muhaimin sebagai presiden atau wakil presiden 2029 yang akan datang,” ujar Hanif.

Ia menambahkan, penguatan kaderisasi menjadi kunci utama menghadapi kontestasi politik yang dinilai akan semakin kompetitif dan pragmatis di masa mendatang.

Sumber: Kompas.com

Lebih baru Lebih lama