RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan memperingati Hari Kartini dengan menggelar aksi sosial yang menyasar sektor pendidikan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Senin (21/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Desa Karang Intan dan Kota Banjarbaru ini dilakukan tanpa seremoni, melainkan melalui penyaluran bantuan langsung kepada masyarakat. Di Desa Karang Intan, Srikandi PLN menyerahkan santunan kepada 14 guru honorer dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/PAUD, MI, MTs hingga SMA.
Selain itu, bantuan mainan edukasi turut diberikan kepada Kelompok Belajar PAUD Permata Bunda Sejahtera guna mendukung proses pembelajaran anak agar lebih interaktif dan menyenangkan.
Aksi sosial kemudian berlanjut ke Banjarbaru dengan menyasar pelaku UMKM Bakulangar. Sebanyak 11 anggota UMKM menerima bantuan usaha untuk mendukung pengembangan bisnis sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi. Penyaluran bantuan ini juga dilakukan melalui kolaborasi dengan YBM PLN.
Srikandi Champion PLN UIP3B Kalimantan, Endah Trianingtiyas, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi nilai-nilai Hari Kartini melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa Srikandi PLN merupakan komunitas perempuan di lingkungan PLN yang aktif mendorong pemberdayaan serta kontribusi sosial.
“Semangat Kartini kami maknai sebagai keberanian untuk bergerak dan memberi manfaat. Melalui Srikandi PLN, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, turut mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai wujud nyata peran PLN di luar sektor kelistrikan.
“Nilai nilai dari Raden Ajeng Kartini adalah kepedulian dan keberdayaan perempuan. Apa yang dilakukan Srikandi PLN hari ini menjadi wujud nyata kehadiran PLN, tidak hanya melalui listrik, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
Para penerima manfaat pun mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Henny, salah satu guru honorer di Karang Intan, menyebut bantuan tersebut menjadi motivasi bagi tenaga pendidik untuk terus mengajar.
“Di momen Hari Kartini ini, kami merasa diperhatikan. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus mengajar dan mendampingi anak anak meraih cita cita mereka,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Dwi Hardjanti, pelaku UMKM Bakulangar di Banjarbaru. Ia menilai bantuan yang diberikan menjadi dorongan untuk terus bertahan dan berkembang.
“Sebagai perempuan, kami juga ingin terus mandiri dan membantu perekonomian keluarga. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi diberikan di momen Hari Kartini, jadi terasa lebih bermakna,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, PLN UIP3B Kalimantan berharap dapat terus menghadirkan manfaat berkelanjutan sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
Sumber: Rilis PLN UIP3B Kalimantan

