Trending

Diskominfo Kalsel Gelar Forum Perangkat Daerah, Bahas RKPD 2027

BICARA: Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin saat memberikan sambutan dalam kegiatan Forum Perangkat Daerah terkait penyusunan RKPD 2027 yang dilaksanakan oleh Diskominfo Kalsel - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel menggelar Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2027, Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin. Dalam sambutannya, ia menegaskan forum tersebut merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah sesuai amanat regulasi nasional.

“Forum ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan benar-benar berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat, serta memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, forum ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi lintas perangkat daerah agar perencanaan pembangunan lebih terintegrasi.

Menurut Syarifuddin, capaian penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kalimantan Selatan saat ini berada pada kategori baik. Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi.

“Masih banyak aplikasi yang berdiri sendiri dan belum terintegrasi, keterbatasan interoperabilitas data, serta belum meratanya infrastruktur TIK. Di sisi lain, masyarakat menuntut layanan yang cepat, transparan, dan real time,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah daerah juga dihadapkan pada tuntutan nasional seperti implementasi SPBE terintegrasi, penguatan Satu Data Indonesia, serta peningkatan keamanan siber.

Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian, di antaranya integrasi SPBE lintas perangkat daerah, penguatan Satu Data Kalimantan Selatan, keamanan informasi dan persandian, pemerataan infrastruktur TIK, komunikasi publik yang adaptif, serta transformasi layanan digital.

Syarifuddin menekankan pentingnya perencanaan berbasis data serta menghindari duplikasi sistem yang tidak terintegrasi.

“Kita harus menghindari duplikasi aplikasi dan sistem yang tidak terintegrasi, karena tidak efisien dan dapat menghambat pelayanan,” tegasnya.

Ia berharap forum ini dapat menghasilkan program prioritas Diskominfo Kalsel tahun 2027 yang fokus, realistis, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Keberhasilan kita ke depan diukur dari sejauh mana integrasi, efisiensi, dan manfaat nyata dapat dirasakan masyarakat,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Diskominfo Kalsel Muhammad Muslim, Tenaga Ahli Gubernur Ibnu Sina, perwakilan SKPD lingkup Pemprov Kalsel, serta perwakilan Diskominfo kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Sumber: Wasaka

Lebih baru Lebih lama