Trending

60 Penerbangan Timur Tengah dari Soekarno-Hatta Batal di Tengah Penutupan Wilayah Udara

RAMAI: Suasana di Bandara Internasional Soekarno-Hatta - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Memasuki hari keempat konflik Iran dan AS-Israel, dampak penutupan wilayah udara di sejumlah negara Timur Tengah mulai dirasakan di Tanah Air.

Sejak 28 Februari 2026, tercatat sebanyak 60 penerbangan rute Timur Tengah dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibatalkan.

"Jumlah tersebut total keseluruhan mulai penerbangan keberangkatan maupun kedatangan," kata Penanggung jawab sementara Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).

15 Penerbangan Batal Hari Ini 

Khusus hari ini hingga pukul 07.00 WIB, terdapat 15 penerbangan rute Timur Tengah yang dibatalkan sebagai dampak kebijakan penutupan ruang udara. Pembatalan tersebut meliputi sejumlah maskapai dan rute utama sebagai berikut:

Rute Abu Dhabi (AUH)

Etihad Airways EY472 (Arrival)

Etihad Airways EY473 (Departure)

Rute Doha (DOH)

Qatar Airways QR956 (Arrival)

Qatar Airways QR954 (Arrival)

Qatar Airways QR955 (Departure)

Qatar Airways QR957 (Departure)

Garuda Indonesia GA900 (Departure)

Rute Dubai (DXB)

Emirates EK356 (Arrival)

Emirates EK358 (Arrival)

Emirates EK357 (Departure)

Emirates EK359 (Departure)

Rute Jeddah (JED)

Saudia SV822 (Arrival)

Saudia SV823 (Departure)

Rute Muscat (MCT)

Oman Air WY850 (Arrival)

Oman Air WY849 (Departure)

Operasional Bandara Tetap Normal

Meski terjadi pembatalan penerbangan rute Timur Tengah, Fahmi menegaskan operasional bandara secara umum tetap berjalan normal dan terkendali. Layanan di seluruh terminal, baik keberangkatan maupun kedatangan, tetap beroperasi sesuai standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang berlaku.

Pembatalan ini juga disebut tidak berdampak pada penerbangan domestik maupun rute internasional di luar kawasan terdampak.

Pengendalian operasional terus dilakukan melalui Airport Operation Control Center (AOCC) bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk maskapai, AirNav Indonesia, serta otorita terkait guna memastikan stabilitas operasional tetap optimal.

"Manajemen bandara juga terus memastikan langkah service recovery berjalan optimal bagi penumpang terdampak, termasuk fasilitasi koordinasi dengan maskapai dalam proses penjadwalan ulang maupun pengembalian dana sesuai ketentuan masing-masing maskapai," ungkapnya.

Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk secara proaktif memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara guna memastikan kelancaran perjalanan.

"Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui layanan Contact Center Bandara Soekarno-Hatta di nomor 172," kata dia.

Sumber: Idntimes.com

Lebih baru Lebih lama