RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut bersama Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Pelaihari menggelar acara penyerahan simbolis hadiah utama Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2025 di Kantor Samsat Pelaihari, Rabu (18/02/2026).
Selain penyerahan hadiah bagi masyarakat, momentum ini juga ditandai dengan penandatanganan komitmen peningkatan pembayaran pajak kendaraan bermotor dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut sebagai wujud nyata keteladanan aparatur dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah.
Wakil Bupati Tanah Laut H. M. Zazuli hadir dalam acara mewakili Bupati H Rahmat Trianto, didampingi oleh Wakapolres Tanah Laut, perwakilan Ditlantas Polda Kalsel, Kepala Bapenda Tanah Laut, serta jajaran pimpinan instansi terkait lainnya.
Acara ini merupakan tindak lanjut dari pengundian hadiah yang telah dilaksanakan pada akhir tahun lalu di Lapangan Pertasi Kencana.
Dalam arahannya, Wakil Bupati H. M. Zazuli menegaskan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai contoh bagi masyarakat luas. Beliau menginstruksikan agar seluruh perangkat daerah memastikan setiap kendaraan dinas yang digunakan tertib secara administrasi pajak sebelum mengajak masyarakat untuk patuh.
"Kita tidak bisa mengajak masyarakat untuk patuh, apabila kita sendiri tidak memberikan contoh yang baik. Seluruh perangkat daerah harus memastikan kendaraan dinasnya tertib administrasi," tegas Wakil Bupati saat membacakan sambutan resmi.
Wabup menambahkan bahwa setiap rupiah dari pajak yang dibayarkan masyarakat pada akhirnya akan dikembalikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas kesehatan, hingga sarana pendidikan yang berkualitas di Tanah Laut.
Kepala UPPD Pelaihari, Ermina Zaidah menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat pajak sekaligus motivasi bagi warga lainnya untuk tertib administrasi tepat waktu.
Penghargaan khusus juga diberikan kepada para wajib pajak dengan kategori pembayaran PKB tertinggi, serta pelaku usaha Pajak Air Permukaan (PAP) dan Alat Berat (PAB) yang dinilai paling tertib dan berkontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem kepatuhan pajak di Bumi Tuntung Pandang.
Pihak Samsat Pelaihari turut mengonfirmasi bahwa tren pendapatan daerah terus menunjukkan peningkatan positif berkat sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten, kepolisian, dan kesadaran masyarakat yang semakin baik.
Penulis: Lutfi

