RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tanah Laut mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi nasional secara daring bersama Kementerian Dalam Negeri pada Rabu (18/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lounge VIP Setda Tanah Laut ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Masturi, S.STP, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda dan jajaran perangkat daerah terkait.
Pembahasan utama dalam pertemuan tersebut difokuskan pada perkembangan inflasi, fluktuasi harga bahan pokok, kelancaran distribusi, hingga kesiapan pasokan pangan menjelang momen besar Ramadan dan Idulfitri.
Berdasarkan paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS), meskipun pada Januari sempat terjadi deflasi yang dipengaruhi oleh turunnya harga cabai dan tarif angkutan udara, tren kenaikan mulai terlihat pada minggu kedua Februari.
Sebanyak 21 provinsi dilaporkan mengalami kenaikan indeks harga, terutama pada komoditas bawang merah, cabai merah, dan daging ayam ras.
Menyikapi kondisi ini, pemerintah daerah diminta untuk memperkuat fungsi pemantauan serta melakukan intervensi pasar guna menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.
Badan Pangan Nasional turut melaporkan bahwa pengawasan oleh Satgas Pangan terus berjalan secara intensif, di mana kenaikan harga cabai saat ini dipicu oleh faktor cuaca, sementara harga bawang merah terpantau masih tinggi terutama di wilayah timur.
Langkah stabilisasi terus dilakukan melalui penguatan pasokan dan koordinasi ketat dengan distributor bawang putih.
Di sisi lain, Kantor Staf Presiden memberikan sorotan khusus terhadap harga bawang putih dan minyak goreng yang masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga diperlukan tambahan suplai serta perbaikan jalur distribusi.
Sementara itu, Perum Bulog menginformasikan adanya kendala distribusi beras ke wilayah timur, meski pasokan minyak goreng merek Minyakita dilaporkan masih relatif stabil.
Kementerian Pertanian menambahkan optimisme bahwa panen cabai, daging, serta telur ayam ras yang berlangsung pekan ini diharapkan mampu menahan tekanan kenaikan harga di pasar.
Rakor tersebut kembali menegaskan komitmen kuat setiap daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga melalui langkah-langkah pengendalian yang terintegrasi dan terpadu demi kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Lutfi

