Trending

Pemprov Kaltim Fokus Benahi Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Diusulkan Masuk Anggaran Perubahan 2026

SOSOK: Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALTIM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali memberi perhatian serius terhadap fasilitas asrama mahasiswa yang tersebar di berbagai daerah. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama saat ini adalah kondisi asrama mahasiswa di Yogyakarta, yang menjadi lokasi dengan jumlah asrama terbanyak dibanding daerah lain.

Seno menjelaskan bahwa kunjungan terbarunya ke Yogyakarta dilakukan untuk menilai langsung kelayakan hunian, terutama karena satu dari tiga asrama yang ada dinilai tidak lagi layak digunakan.

“Ada tiga asrama di Jogja dan satu kondisinya rusak, bukan rusak ya, masih bisa dipakai tapi tidak layak huni. Itu yang kemarin saya tinjau supaya nanti bisa dianggarkan di perubahan 2026 untuk dilakukan perbaikan,” ujarnya pada Senin (1/12/2025).


Saat ini, tim teknis Pemprov Kaltim masih menghitung secara detail kebutuhan anggaran untuk renovasi tersebut. Jika diperlukan perbaikan besar, nilainya diperkirakan dapat mencapai miliaran rupiah.

“Kita belum tahu berapa besarannya, sedang dihitung. Kalau perbaikan berat, ya mungkin miliaran. Tapi belum tahu berapa,” katanya.

Selain Yogyakarta, perbaikan fasilitas asrama mahasiswa juga terus dilakukan di daerah lain. Asrama Kaltim di Makassar telah selesai diperbaiki, sementara asrama di Banjarmasin masih dalam tahap penataan. Pemprov berharap seluruh asrama tersebut dapat memaksimalkan kenyamanan mahasiswa Kaltim yang menempuh pendidikan jauh dari keluarga. “Ke depan mudah-mudahan semua asrama ini bisa bermanfaat dan betul-betul dirasakan oleh mahasiswa,” tambahnya.

Selain peningkatan fasilitas hunian, dukungan pendidikan juga diperkuat melalui skema beasiswa. Menjawab pertanyaan terkait apakah mahasiswa Kaltim di Yogyakarta mendapatkan program GratisPol, Seno Aji menegaskan bahwa dukungan bagi mahasiswa perantau diberikan melalui bantuan pendidikan.

“Ada, beasiswa tapi. Untuk mahasiswa Kaltim yang sekolah di luar daerah juga kita siapkan beasiswanya kok. Jumlahnya sekitar 1.000 mahasiswa untuk seluruh Indonesia,” bebernya.

Dengan kombinasi peningkatan fasilitas asrama dan dukungan beasiswa, Pemprov Kaltim menegaskan komitmennya untuk memastikan mahasiswa asal Kaltim tetap mendapatkan ruang tumbuh yang layak dan aman selama menempuh studi di luar daerah.

Penulis: Dy/ADV/Diskominfo Kaltim

Lebih baru Lebih lama