RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL — Insiden mengejutkan dan mencekam terjadi pada Minggu (8/11/2026). Sebuah helikopter yang dikerahkan untuk operasi water bombing penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan mengalami kecelakaan dan jatuh di perairan wilayah Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Berdasarkan rekaman video amatir di lokasi kejadian, suasana detik-detik pasca-kecelakaan digambarkan sangat dramatis dan penuh ketegangan.
Pada awal video, tampak sebuah helikopter water bombing sedang menjalankan tugasnya di atas perairan. Helikopter tersebut membawa ember besar khusus (bucket) yang tergantung pada tali panjang di bagian bawahnya, yang biasanya digunakan untuk mengambil air dari sungai guna memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Helikopter tersebut terbang relatif rendah di atas permukaan air sungai, tampak bermanuver atau bersiap melakukan pengambilan air. Menjelang pertengahan video, helikopter tampak kehilangan kendali atau mengalami gangguan mendadak saat bermanuver di dekat permukaan air, hingga akhirnya jatuh menghantam area perairan/daratan di sekitar tepi sungai, disusul kepulan debu atau percikan air yang cukup besar di kejauhan.
Suasana seketika berubah tegang. Terdengar suara teriakan panik dan histeris dari orang-orang di atas perahu, termasuk teriakan minta tolong ("Hei, tolong, tolong!") saat menyaksikan insiden jatuhnya helikopter tersebut secara langsung.
![]() |
| TANGKAPAN LAYAR: Detik-detik helikopter jatuh ke sungai. Foto Dok: Rian |
Dalam visual dari video, badan helikopter dengan nomor registrasi atau tanda bodi VH-HGM tampak miring dan setengah tenggelam di perairan sungai yang luas.
Bagian ekor dan baling-baling belakang mencuat ke atas permukaan air, sementara bagian depan kabin terendam.
Perairan tempat kejadian tampak luas dengan arus tenang, dikelilingi oleh pepohonan di bantaran sungai dalam suasana cuaca yang berkabut tipis.
Beberapa kapal tongkang dan perahu warga terlihat berada di kejauhan, sementara warga setempat bahu-membahu memberikan pertolongan pertama di dekat bangkai helikopter.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang, tim SAR gabungan, serta aparat setempat masih terus memantau dan melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian guna memastikan nasib kru serta proses evakuasi bangkai helikopter.(ryn)

