RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL — Jajaran Kodim 1007/Banjarmasin mendampingi rombongan Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) dalam menggelar kegiatan penyuluhan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di dua lokasi wilayah Kota Banjarmasin, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan pertama diawali pada pukul 10.10 hingga 11.15 WITA bertempat di Aula Kecamatan Banjarmasin Selatan, Jalan Tembus Mantuil, Kelurahan Basirih Selatan.
Sesi ini diikuti Sekretaris Camat Banjarmasin Selatan, Kasi Trantib, para Lurah, serta perwakilan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) se-Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Sosialisasi berlanjut pada sesi kedua pukul 14.30 hingga 16.00 WITA di Aula Kecamatan Banjarmasin Timur, Jalan Manggis, Kelurahan Kuripan. Agenda tersebut dihadiri oleh Pasi Ops Kodim 1007/Banjarmasin Mayor Inf Wariyanto, Danramil 1007-01/Banjarmasin Timur Kapten Inf Agus Saiful Abidin, Wadanramil 1007-01/Banjarmasin Timur Kapten Inf Gatot Sutarto, Camat Banjarmasin Timur Roenissa, S.STP., M.I.P., jajaran Lurah, serta perwakilan BPK se-Kecamatan Banjarmasin Timur.
Di kedua lokasi tersebut, materi edukasi disampaikan secara langsung oleh perwakilan Pasis Dikreg LXVIII Seskoad, Mayor Inf Handarwoko O.N., S.T.Han.
Berbekal studi komparatif dan pengalaman penanganan di Kabupaten Kampar, Riau, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat mitigasi dini.
"Karhutla bukan sekadar masalah lingkungan, tetapi dampaknya langsung merusak ekosistem, mengganggu kesehatan, pendidikan, hingga melumpuhkan perekonomian masyarakat. Karena itu, kami mengimbau warga agar tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar, selalu memastikan sisa api unggun benar-benar padam, serta meningkatkan kewaspadaan di musim kemarau," ujar Mayor Inf Handarwoko O.N. dalam pemaparannya.
Sementara itu, Camat Banjarmasin Timur Roenissa, S.STP., M.I.P., mengapresiasi langkah edukatif yang diinisiasi oleh Seskoad dan Kodim 1007/Banjarmasin.
"Sinergi dan edukasi mendalam seperti ini sangat kami butuhkan. Kehadiran para Pasis Seskoad dan jajaran Kodim memberikan penguatan kapasitas bagi para lurah dan rekan-rekan BPK di lapangan agar lebih sigap melakukan deteksi serta pencegahan dini Karhutla di wilayah kami," tutur Roenissa.
Melalui sosialisasi berkelanjutan ini, Kodim 1007/Banjarmasin bersama Pasis Seskoad berharap dapat membangun kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan Kota Banjarmasin yang aman, sehat, serta bebas dari ancaman bencana asap Karhutla.(rls)
