Trending

Harga Cabai Rawit di Kalsel Tembus Rp170 Ribu per Kilogram

CABAI: Harga cabai rawit lokal di Kalimantan Selatan mencapai Rp170.000 per kilogram - Foto Dok Nett

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Harga cabai rawit lokal di Kalimantan Selatan mencapai Rp170.000 per kilogram di Kabupaten Balangan pada pemantauan harga bahan pokok periode 1–4 Oktober 2026. Data Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan juga menunjukkan perbedaan harga sejumlah komoditas pangan antardaerah, termasuk cabai, bawang, telur ayam, dan daging ayam ras.

Perbedaan harga bahan pokok di kabupaten dan kota menjadi salah satu gambaran kondisi pasar di Kalimantan Selatan pada awal Oktober 2026. Data tersebut dirilis Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai informasi bagi masyarakat dalam merencanakan belanja kebutuhan rumah tangga.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, menyampaikan bahwa pemantauan harga diperlukan untuk mengetahui perkembangan harga di pasar sekaligus membantu konsumen menentukan pilihan belanja.

Selain cabai rawit lokal, sejumlah jenis cabai lainnya juga menunjukkan perbedaan harga antardaerah. Cabai rawit tiung mencapai Rp135.000 per kilogram di Kabupaten Balangan, sedangkan harga terendahnya Rp70.000 per kilogram di Kabupaten Tanah Bumbu.

Cabai rawit taji tercatat mencapai Rp120.000 per kilogram di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Adapun harga terendahnya sebesar Rp45.000 per kilogram di Banjarmasin.

Untuk cabai merah keriting, harga tertinggi tercatat Rp90.000 per kilogram di Balangan dan terendah Rp65.000 per kilogram di Banjarbaru. Sementara itu, cabai merah besar mencapai Rp85.000 per kilogram di Balangan, sedangkan harga terendahnya Rp50.000 per kilogram di Banjarbaru.

Pada komoditas bawang, harga bawang merah dalam data pemantauan disebut berada pada kisaran Rp36.500 hingga Rp41.500 per kilogram. Namun, rincian harga per daerah dalam bahan yang tersedia masih perlu dicocokkan dengan data sumber karena terdapat ketidaksesuaian angka untuk Kabupaten Tabalong.

Harga bawang putih tercatat paling tinggi Rp35.000 per kilogram di Banjarbaru, Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Tabalong, dan Tanah Laut. Adapun harga terendahnya Rp29.000 per kilogram di Kabupaten Barito Kuala. Angka tersebut masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET) Rp38.000 per kilogram yang dicantumkan dalam bahan.

Untuk telur ayam ras, HET ditetapkan Rp30.000 per kilogram. Harga di sejumlah daerah berkisar Rp27.000–Rp29.000 per kilogram, sedangkan harga Rp30.000 per kilogram tercatat di Barito Kuala dan Balangan.

Berbeda dengan telur, harga daging ayam ras di Banjarmasin mencapai Rp50.000 per kilogram, melampaui HET Rp40.000 per kilogram yang disebutkan dalam bahan. Harga terendah di antara daerah yang dipantau tercatat di Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Utara, Tabalong, dan Tanah Laut, tetapi angka pastinya belum dicantumkan.

Komoditas lain juga menunjukkan variasi harga. Ikan bandeng dijual pada kisaran Rp30.000–Rp40.000 per kilogram, sedangkan ikan nila berkisar Rp40.000–Rp45.000 per kilogram. Harga gula pasir curah berada pada kisaran Rp18.000–Rp19.000 per kilogram, sementara HET yang dicantumkan sebesar Rp17.500 per kilogram.

Dinas Perdagangan mengimbau masyarakat untuk membandingkan harga di sejumlah tempat sebelum berbelanja, membeli bahan pangan sesuai kebutuhan, serta menyimpan bahan makanan dengan baik agar tidak cepat rusak.

Masyarakat juga didorong mendukung produk lokal dan pedagang di lingkungan sekitar. Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan akan terus menyampaikan informasi harga agar konsumen dapat mengikuti perkembangan pasar dan merencanakan pengeluaran rumah tangga secara lebih cermat. (hmr)

Lebih baru Lebih lama