![]() |
| SOSOK: Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel Syamsir Rahman - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong pelaku UMKM pangan lokal memperluas pasar sekaligus memperkuat akses pembiayaan agar usaha mereka terus berkembang.
Dorongan itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel Syamsir Rahman saat membuka Pertemuan UMKM Pangan Lokal 2026 di Banjarbaru, Selasa (8/9/2026).
Pertemuan tersebut diikuti pelaku UMKM dari kabupaten/kota se-Kalsel. DPKP menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan pemahaman mengenai akses pembiayaan perbankan.
Syamsir mengatakan, persoalan modal masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi pelaku UMKM. Karena itu, pelaku usaha perlu dibekali pemahaman mengenai pembiayaan dengan bunga dan jangka waktu yang sesuai kemampuan.
“Dalam pertemuan ini dilakukan pembinaan. Kita mengundang narasumber dari OJK terkait perbankan, bagaimana mereka memperoleh pembiayaan yang murah, bunganya tidak besar dan bisa diakses dengan jangka waktu yang sesuai,” ujarnya.
Selain permodalan, pembinaan juga mencakup peningkatan kualitas produk, pemasaran, teknis penjualan, serta pengolahan dan penyajian makanan secara higienis.
Menurut Syamsir, UMKM pangan memiliki peran penting dalam menopang ekonomi masyarakat karena menjadi sumber pendapatan bagi banyak keluarga.
Ia pun meminta perbankan, termasuk Bank Kalsel, BRI, dan BNI, ikut menjadi mitra atau “orang tua asuh” bagi pelaku UMKM melalui kemudahan akses pembiayaan dan pendampingan usaha.
“Mari para perbankan, baik Bank Kalsel, BRI, BNI, dan lainnya, memberikan kemudahan kepada mereka. Mereka adalah saudara kita yang sedang berusaha mencari kehidupan untuk memberi makan anak dan istrinya,” tuturnya.
Syamsir juga mengajak masyarakat ikut menjaga keberlangsungan UMKM pangan lokal dengan membeli produk yang mereka hasilkan.
Menurutnya, dukungan tersebut tidak selalu harus melalui program besar. Pembelian produk UMKM secara langsung dinilai dapat membantu menjaga perputaran usaha dan ekonomi masyarakat.
“Setiap ada kegiatan, promosi ataupun pameran, belilah produk UMKM kita. Tanpa kita yang membeli hasil mereka, siapa lagi yang membelinya?” pungkasnya.
Penulis: H. Faidur
