![]() |
| BICARA: Habib Hamid Bahasyim menyampaikan apresiasi saat melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Batola - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) mengapresiasi langkah jemput bola Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Kuala (Batola) dalam mendata penduduk nonpermanen.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Komisi I DPRD Kalsel melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Batola, belum lama tadi.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim, didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, Desy Oktavia Sari.
Dalam pertemuan itu, Disdukcapil Batola memaparkan upaya jemput bola untuk mendata masyarakat yang tinggal maupun bekerja di wilayah Batola sebagai penduduk nonpermanen.
Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala. Partisipasi masyarakat untuk melaporkan keberadaannya sebagai penduduk nonpermanen dinilai belum optimal.
Habib Hamid Bahasyim mengatakan, pendataan penduduk nonpermanen penting untuk memastikan data kependudukan di daerah lebih akurat. Data tersebut dapat menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan, program pembangunan, serta pelayanan publik.
“Kami juga mengapresiasi upaya jemput bola ini. Pendataan nonpermanen penting agar pelayanan publik lebih tepat sasaran,” kata Habib Hamid.
Politikus PKS tersebut mendorong Disdukcapil Batola terus memperkuat inovasi pelayanan, termasuk dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Menurutnya, sosialisasi juga perlu ditingkatkan agar masyarakat memahami pentingnya melaporkan keberadaan mereka sebagai penduduk nonpermanen.
“Sosialisasi kepada masyarakat perlu ditingkatkan agar kesadaran untuk melaporkan keberadaan sebagai penduduk nonpermanen semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Batola, Metty Monita, mengatakan Pemkab Batola berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, termasuk dalam pendataan penduduk nonpermanen.
“Strategi akan terus kami lakukan untuk memperluas layanan dan meningkatkan partisipasi masyarakat,” jelasnya.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat akurasi data kependudukan sekaligus mendukung pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat di Kabupaten Batola.
Penulis: Fathur
