Trending

Firman Yusi Dorong Pelatihan Tata Boga di Tabalong Diperbanyak

SOSOK: Anggota DPRD Kalsel Firman Yusi (tengah), saat menghadiri Pelatihan Tenaga Kerja Mandiri Kejuruan Tata Boga Pastry dan Bakery di Desa Tanta, Tabalong - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Firman Yusi, mendorong Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) memperbanyak pelatihan keterampilan bagi masyarakat.

Dorongan itu disampaikan Firman saat menghadiri Pelatihan Tenaga Kerja Mandiri Kejuruan Tata Boga Pastry dan Bakery di Desa Tanta, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong.

Firman mengapresiasi Disnakertrans Kalsel yang telah merealisasikan aspirasi masyarakat hasil resesnya di Desa Tanta. Menurutnya, pelatihan keterampilan penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang usaha baru.

“Harusnya pelatihan-pelatihan macam ini yang harus diperbanyak, bukan dikurangi. Kita inginnya seperti itu,” kata Firman.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kalsel itu juga meminta peserta yang seluruhnya perempuan mengikuti pelatihan dengan serius hingga selesai. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri.

Firman turut mendorong pemerintah desa memberikan dukungan lanjutan, terutama dalam pengurusan perizinan dan pemasaran produk hasil pelatihan.

“Kami juga ingin agar desa yang menjadi tempat pelaksanaan turut serta berkontribusi dengan memberikan dorongan kepada seluruh peserta pelatihan, termasuk perizinan dan pemasarannya. Pelatihannya ini bidang tata boga, roti, bakery. Mudah-mudahan bisa berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kalsel melalui Kepala Bidang P4TK, Indah Fajarwati, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kemandirian masyarakat.

Pelatihan dilaksanakan bekerja sama dengan LPK Marlina Banjarbaru. Menurut Indah, bidang pastry dan bakery memiliki peluang usaha yang cukup luas karena produknya dibutuhkan untuk konsumsi sehari-hari maupun kegiatan lainnya.

“Bidang pastry dan bakery saat ini memiliki peluang usaha yang cukup luas. Produk seperti roti, kue, pastry, cookies, cake dan berbagai olahan makanan lainnya tidak hanya dibutuhkan untuk konsumsi sehari-hari tetapi juga memiliki pasar yang terus berkembang,” katanya.

Pelatihan Tenaga Kerja Mandiri Kejuruan Tata Boga Pastry dan Bakery 2026 diikuti 16 peserta dari Desa Tanta dan Desa Tanta Hulu.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 19–21 Agustus 2026, di Aula Kantor Desa Tanta, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong.

Penulis: Fathur

Lebih baru Lebih lama