![]() |
| KOORDINASI: Ketua BK DPRD Kalsel H. M. Rosehan Noor Bahri memimpin kunjungan kerja Badan Kehormatan ke DPRD DKI Jakarta - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mempelajari mekanisme pelaksanaan tata tertib dan tata beracara BK DPRD DKI Jakarta sebagai bahan persiapan pembahasan aturan di Kalsel.
Ketua BK DPRD Kalsel H. M. Rosehan Noor Bahri bersama anggota BK melakukan kunjungan ke DPRD DKI Jakarta, Senin (14/9/2026). Rombongan diterima Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, H. Lukmanul Hakim.
Studi komparasi tersebut membahas pengalaman DPRD DKI dalam menjalankan fungsi Badan Kehormatan, khususnya terkait mekanisme menjaga etika dan kehormatan anggota DPRD.
Rosehan mengatakan DPRD DKI menjadi salah satu rujukan untuk memperoleh masukan sebelum pihaknya membahas tata tertib dan tata beracara BK DPRD Kalsel yang direncanakan berlangsung bulan depan.
Menurutnya, pengalaman daerah lain diperlukan agar aturan yang disusun di Kalsel dapat menjadi pedoman yang jelas ketika BK menjalankan tugas dan menangani persoalan etik anggota dewan.
“Kalau pun, mudah-mudahan jangan sampai terjadi seperti ini, nauzubillahimindzalik, Badan Kehormatan beracara, saya menghendaki semuanya menjadi yang lebih baik,” ujar Rosehan.
Ia menegaskan aturan etik tidak semata-mata diperlukan ketika terjadi pelanggaran. Lebih dari itu, aturan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga perilaku dan kehormatan anggota DPRD yang memperoleh mandat dari masyarakat.
“Kami harus menjaga harkat dan martabat, kehormatan anggota dewan karena kiprah kita adalah dipilih oleh masyarakat, dibiayai oleh masyarakat, oleh sebab itu perilaku kita akan dijaga kehormatannya oleh siapa? Oleh kita sendiri sebagai anggota dewan,” katanya.
Rosehan menyebut kunjungan tersebut menghasilkan sejumlah masukan yang dapat memperkaya materi pembahasan di Kalsel.
Setelah pembahasan tata tertib BK, pihaknya juga berencana melakukan koordinasi dengan DPRD kabupaten/kota se-Kalsel. Langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat pemahaman dan penerapan etika anggota DPRD di daerah.
“Saya sangat bersyukur banyak sekali masukan yang kami dapat di DPRD DKI. Jadi kita tetap menjaga marwah, karena dari marwah itu kita akan menjaga citra sebagai seorang anggota dewan yang dipilih oleh masyarakat,” ujarnya.
Penulis: H. Faidur
