![]() |
| RAMAI: Rapat persiapan Harjad ke-500 Kota Banjarmasin oleh Pemko Banjarmasin - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL- Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-500 Kota Banjarmasin tahun 2026 tetap diisi sejumlah agenda resmi, meski seluruh rangkaian yang bersifat hiburan ditiadakan. Salah satu agenda yang tetap dipertahankan yakni ziarah ke makam Sultan Suriansyah.
Ziarah makam raja pertama Kesultanan Banjar tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (24/9/2026) pukul 08.00 WITA. Prosesi ini akan diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD Kota Banjarmasin, kepala SKPD, serta sejumlah unsur terkait.
Persiapan pelaksanaan ziarah kini memasuki tahap finalisasi. Rapat tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR serta turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Setdako Banjarmasin, Ahmad Zazuli.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar mengatakan, bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menggelar rapat untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis dan kesiapan masing-masing perangkat daerah serta instansi yang terlibat telah berjalan sesuai tugas.
"Koordinasi lintas perangkat daerah agar prosesi ziarah dapat berlangsung tertib dan sesuai rangkaian yang telah ditetapkan. Rapat ini untuk memastikan seluruh teknis pelaksanaan ziarah sudah matang. Termasuk kesiapan masing-masing SKPD dan instansi terkait,” ujar Tezar, senin (21/9/2026).
Sementara itu, Plt Kepala Bagian Umum Setdako Banjarmasin Ahmad Zazuli, memastikan Bagian Umum telah menyiapkan kebutuhan teknis yang menjadi tanggung jawabnya untuk mendukung pelaksanaan ziarah.
“Pada prinsipnya kami siap mendukung. Kami juga memastikan kebutuhan teknis yang menjadi bagian dari tugas Bagian Umum dapat dipersiapkan dengan baik,” katanya.
Sejumlah kebutuhan yang dipersiapkan Bagian Umum di antaranya meja dan tenda untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.
Pemerintah Kota Banjarmasin sebelumnya memutuskan meniadakan seluruh rangkaian perayaan Harjad ke-500 yang bersifat hiburan.
Kebijakan tersebut diambil di tengah berbagai musibah yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk bencana, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta tragedi KM Virgo Transport 8.
Meski rangkaian hiburan ditiadakan, agenda resmi pemerintahan tetap dilaksanakan. Setelah prosesi ziarah ke makam Sultan Suriansyah, rangkaian Harjad ke-500 dilanjutkan dengan Sidang Istimewa Hari Jadi Kota Banjarmasin di Gedung DPRD Kota Banjarmasin.
Sidang istimewa tersebut menjadi agenda resmi berikutnya setelah prosesi ziarah sebagai bagian dari peringatan lima abad Kota Banjarmasin.
Sumber: Rilis Diskominfo Banjarmasin
