![]() |
| SOSOK: Wapres Gibran Rakabuming Raka saat bertemu dengan warga di posko pengungsian Stadion Gelora Samador, Kabupaten Sikka, NTT - Foto Dok Antara |
RILISKALIMANTAN.COM, NTT - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) apabila penanganan darurat di lapangan masih memiliki kekurangan.
Hal itu disampaikan Gibran saat berdialog langsung dengan warga di posko pengungsian Stadion Gelora Samador, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis.
Gibran menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah dalam penanganan bencana. Karena itu, seluruh kebutuhan mendesak para penyintas harus dipastikan terpenuhi.
“Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila sampai saat ini masih banyak kekurangan di lapangan. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” kata Gibran.
Dalam dialog tersebut, Wapres menanyakan langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian. Ia juga menyampaikan duka cita kepada warga yang kehilangan anggota keluarga akibat gempa.
Gibran mengatakan telah meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah memastikan bantuan menjangkau seluruh masyarakat terdampak, termasuk warga yang berada di wilayah sulit diakses.
Menurut Gibran, kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, toilet, obat-obatan dan layanan kesehatan harus segera diterima para penyintas.
Perhatian khusus juga diminta diberikan kepada kelompok rentan, seperti ibu hamil dan menyusui, lanjut usia, penyandang disabilitas serta anak-anak.
“Ini adalah tanggung jawab negara. Saya juga meminta perhatian khusus diberikan kepada ibu hamil dan menyusui, lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak,” ujarnya.
Ia meminta kelompok rentan tersebut didata, dipantau dan mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing.
Gibran memastikan pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat NTT menghadapi dampak bencana seorang diri. Penanganan tanggap darurat hingga proses pemulihan akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah.
“Sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah akan terus hadir dan memastikan penanganan darurat serta proses pemulihan pascabencana dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” katanya.
Kepada masyarakat yang mengungsi, Gibran meminta warga tidak terburu-buru kembali ke rumah yang mengalami kerusakan.
Imbauan tersebut disampaikan karena potensi gempa susulan masih perlu diwaspadai. Keselamatan warga, kata dia, harus menjadi pertimbangan utama sebelum masyarakat kembali ke rumah masing-masing.
Pemerintah juga memastikan rumah warga, sekolah dan fasilitas umum yang terdampak bencana akan segera diperbaiki sebagai bagian dari tahapan pemulihan pascabencana.
Di hadapan para pengungsi, Gibran turut mendoakan masyarakat NTT yang terdampak gempa, khususnya mereka yang kehilangan anggota keluarga, mengalami kerusakan rumah, maupun masih menghadapi kondisi sulit akibat bencana.
“Masyarakat NTT tidak sendirian. Negara hadir dan akan terus bersama masyarakat,” tegas Gibran.
Sumber: Antara.com
