Trending

Wali Kota Lisa Pacu Jalan Lingkar Selatan, Banjarbaru Siapkan Solusi Kemacetan dan Kawasan Ekonomi Baru

JALUR ALTERNATIF: Pemkot Banjarbaru menyiapkan skema terbebas dari kemacetan melalui pembangunan Jalan Lingkar Selatan - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru mempercepat persiapan pembangunan Jalan Lingkar Selatan sebagai proyek strategis yang diproyeksikan menjadi solusi kemacetan sekaligus membuka kawasan pertumbuhan ekonomi baru di ibu kota Kalimantan Selatan.

Jalur baru tersebut akan menghubungkan Jalan Purnawirawan di Kelurahan Palam menuju Jalan Guntung Manggis hingga jalan tembus Liang Anggang–Bati-Bati. Proyek ini menjadi salah satu program prioritas yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, mengatakan pemerintah saat ini fokus menyelesaikan seluruh persyaratan teknis atau readiness criteria sebelum pembangunan fisik dimulai.

"Fokus kita saat ini adalah menyelesaikan seluruh readiness criteria, mulai dari dokumen Detail Engineering Design (DED), Feasibility Study (FS), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), hingga Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin). Proyek ini merupakan bagian penting dalam RPJMD Kota Banjarbaru dan menjadi prioritas pembangunan daerah," ujar Lisa, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, Jalan Lingkar Selatan yang direncanakan memiliki panjang sekitar 43 kilometer akan menjadi solusi jangka panjang terhadap meningkatnya volume kendaraan di Banjarbaru.

Keberadaan jalan tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas, terutama di kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan.

"Harapan kita ke depan, jalan ini mampu mengurai kemacetan, mengalihkan kendaraan angkutan berat dari pusat kota, sekaligus membuka akses pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur dan selatan Banjarbaru," katanya.

Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, pembangunan Jalan Lingkar Selatan juga diproyeksikan menjadi penggerak pemerataan pembangunan. Infrastruktur tersebut diyakini akan membuka peluang investasi, mempercepat distribusi barang dan jasa, meningkatkan nilai kawasan, serta memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik.

Pemkot Banjarbaru berharap pembangunan jalan lingkar ini tidak hanya mengatasi persoalan lalu lintas, tetapi juga mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga wilayah pinggiran kota.

Penulis: H. Faidur

Lebih baru Lebih lama