Trending

Viral Tantangan Hafal QS Ad-Duha Berhadiah Miras

ILUSTRASI: Brand miras membuat tantangan menghafalkan QS Ad-Duha dengan hadiah berupa minuman beralkohol - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Video yang memperlihatkan tantangan menghafalkan QS Ad-Duha dengan hadiah berupa minuman beralkohol viral di media sosial. Konten tersebut memicu kritik dari warganet dan berujung pada somasi terhadap brand minuman alkohol yang disebut terkait.

Dalam video yang beredar, seorang peserta tampak mengikuti tantangan untuk menghafalkan QS Ad-Duha. Jika berhasil, peserta disebut akan mendapatkan hadiah berupa minuman alkohol.

Seorang perempuan dalam video tersebut terdengar menanyakan keberadaan teman peserta yang sebelumnya membacakan surat Al-Qur'an.

"Temannya mana, temannya yang membacakan surat tadi (Al-Qur'an) mana?" ujarnya.

Perempuan tersebut kemudian menawarkan peserta untuk memilih minuman.

"Kamu mau apa? Silakan pesan ya, Kak," katanya.

Video itu kemudian ramai diperbincangkan karena memperlihatkan ayat Al-Qur'an digunakan dalam sebuah tantangan yang dikaitkan dengan hadiah minuman beralkohol.

Berdasarkan informasi yang beredar, kegiatan tersebut diduga berlangsung dalam acara The Sound Project di Ancol, Jakarta Utara.

Konten tersebut kemudian mendapat respons dari kuasa hukum Muhammad Dimas Saputra. Ia melayangkan somasi terbuka kepada brand minuman beralkohol yang disebut berkaitan dengan video tersebut.

Melalui akun Threads @dimas.lawyer, Dimas menilai aksi dalam video tersebut sebagai dugaan penistaan agama.

"Somasi terbuka! Brand miras Newport Tanpa Batas, kalian jelas melakukan penistaan agama!" tulisnya.

Ia juga meminta pihak brand memberikan klarifikasi dalam waktu 1x24 jam.

Dimas menyebut telah berusaha mengirimkan somasi melalui pesan langsung atau DM Instagram kepada akun brand tersebut. Namun, upaya tersebut disebut tidak dapat dilakukan.

"Sudah coba DM tetapi enggak bisa, bantu ya wahai netizen lainnya," ungkapnya.

Di tengah ramainya perbincangan, sejumlah warganet juga menyebut akun media sosial brand tersebut sudah tidak ditemukan.

"Akunnya menghilang," tulis salah satu warganet.

Sumber: Beritasatu.com

Lebih baru Lebih lama