Trending

​Sempat Tertahan di Jeddah, BHP Pulangkan Langsung 38 Jemaah Umrah ​

FOTO BERSAMA: Anggota DPR RI Dapil Kalsel Bambang Heri Purnama (BHP) saat menjenguk jemaah Kalsel yang terlantar di Arab Saudi - Foto Dok Istimewa


RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL– Setelah sempat terombang-ambing akibat kendala finansial yang dialami agen travel, sebanyak 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya menemui titik terang. 

Proses pemulangan para jemaah kini resmi berjalan secara bertahap menuju Tanah Air.

​Sebanyak 36 jemaah dijadwalkan terbang meninggalkan Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, menuju Banjarmasin pada Sabtu (1/8/2026) lalu. Langkah ini menjadi penegas berakhirnya masa-masa sulit para jemaah selama tertahan di Arab Saudi.

​Peristiwa terlantarnya jemaah ini diduga kuat dipicu oleh masalah krisis pendanaan internal dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Akibatnya, kewajiban pemulangan para jemaah sesuai jadwal tidak dapat dipenuhi oleh pihak travel.

​Titik balik penyelesaian masalah terjadi ketika Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dapil Kalsel Bambang Heri Purnama (BHP), yang sedang berada di Arab Saudi sejak 24 Juli lalu, mengetahui kondisi tersebut.

Langkah darurat langsung diambil dengan menanggung seluruh tiket dan kebutuhan pemulangan 38 jemaah menggunakan dana pribadi. ​Kehadiran Bambang di Tanah Suci mempermudah proses koordinasi teknis penanganan jemaah di lapangan.

​"Mereka datang jauh-jauh untuk beribadah dan sudah seharusnya bisa kembali ke Tanah Air dengan aman. Karena itu, saya berinisiatif membantu proses pemulangan mereka," ungkap Bambang, Sabtu (1/8/2026).


​Meski proses pemulangan telah terfasilitasi, penuntasan masalah ini dipastikan tidak berhenti di Bandara. 

Kasus ini dinilai menjadi pelajaran berharga sekaligus sinyal darurat bagi perbaikan tata kelola penyelenggaraan umrah.

​Pihak-pihak berwenang kini didorong untuk mengusut tuntas penyebab utama kegagalan operasional agen travel tersebut guna memberikan perlindungan hukum bagi para korban dan memastikan kejadian serupa tak terulang kembali.

Penulis: Rian

Lebih baru Lebih lama