Trending

Kapolri Ungkap Sejumlah Orang Diamankan Terkait Karhutla di Kalimantan

SOSOK: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Polri tengah melakukan penyelidikan dan investigasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan. Sejumlah pihak bahkan telah diamankan untuk menjalani proses hukum.

Sigit mengatakan penanganan karhutla saat ini dilakukan secara bersamaan, mulai dari pemadaman titik api hingga penyelidikan terhadap penyebab kebakaran.

“Kita lakukan penyelidikan dan investigasi terkait dengan peristiwa yang terjadi. Beberapa nama sudah kita amankan,” ujar Sigit di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026).

Menurut Sigit, Polri terus mengoptimalkan penanganan karhutla di Kalimantan bersama seluruh unsur terkait. Upaya pemadaman menjadi prioritas untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah meluasnya dampak terhadap masyarakat.

“Saat ini yang sedang kita lakukan, pemadaman,” katanya.

Langkah penegakan hukum tersebut dilakukan bersamaan dengan operasi pemadaman di lapangan. Polri juga memastikan proses penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap pihak yang diduga bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran.

Penanganan karhutla juga diperkuat melalui dukungan operasi udara. Pemerintah mengerahkan 52 pesawat untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di enam provinsi.

Enam provinsi tersebut yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.

Pengerahan armada udara menjadi bagian dari upaya mempercepat pemadaman titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Pada Jumat (21/8/2026), lima pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) juga diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, menuju wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.

Pesawat tersebut dikerahkan untuk memperkuat operasi penanganan karhutla yang telah berlangsung di lapangan.

Selain armada yang diberangkatkan, TNI AU turut menyiagakan sejumlah pesawat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Armada tersebut dapat dikerahkan sesuai kebutuhan dan perkembangan kondisi karhutla di lapangan.

Dengan kombinasi pemadaman, operasi udara, serta penyelidikan hukum, penanganan karhutla diharapkan tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran.

Sumber: Inews.com

Lebih baru Lebih lama