Trending

Hadirkan Ustadz H. Ilham Humaidi, Ratusan Warga Binaan Lapas Banjarmasin Ikuti Peringatan Maulid

 

PERINGATAN MAULID NABI: Suasana khidmat ratusan warga binaan Lapas Kelas IIA Banjarmasin saat menyimak ceramah Ustadz H. Ilham Humaidi di Masjid Baabud Taqwa -Foto dok 
 

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW bersama ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Sabtu (29/8/2026). 

Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai jalannya acara di Masjid Baabud Taqwa, yang menghadirkan penceramah Ustadz H. Ilham Humaidi beserta rombongan.

Peringatan kelahiran Nabi Agung ini digelar sebagai bagian dari pembinaan kerohanian untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan para warga binaan selama menjalani masa hukuman.

​Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan apresiasi dan harapannya atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut.

​"Hari ini kita melaksanakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 29 Agustus 2026. Memang sudah kita rencanakan dan jadwalkan dilaksanakan pada hari ini dengan mengundang guru kita, Ustadz Haji Ilham Maidi. Terima kasih kepada beliau dan seluruh rombongan," ujarnya kepada awak media.


​Ia berharap momentum peringatan Maulid Nabi ini dapat menumbuhkan kecintaan para warga binaan kepada Rasulullah SAW serta mengeladani akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

​"Kita berharap dengan peringatan Maulid ini, warga binaan kita bisa semakin meningkatkan rasa cintanya kepada Nabi kita Muhammad SAW dan juga bisa mencontoh akhlak mulia yang sudah beliau contohkan. Tadi Pak Ustadz juga menyampaikan betapa susahnya perjuangan di awal-awal Islam berdiri, sehingga harus ada kesungguhan dan kekuatan dari dalam diri kita untuk tetap menjaga keimanan dan ketakwaan," tuturnya.

​Herriansyah menambahkan bahwa muara dari pembinaan spiritual ini adalah membentuk pribadi yang lebih baik agar kelak mendapatkan syafaat di akhirat.

Antusiasme warga binaan terlihat sangat tinggi sepanjang acara. Peringatan Maulid kali ini terasa kian semarak ketika sang penceramah menyelipkan sesi interaktif berupa sayembara berhadiah di sela-sela ceramahnya.

​"Alhamdulillah mereka sangat antusias. Bahkan tidak biasanya, Ustadz tadi memberikan sayembara: barang siapa yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang beliau berikan, mendapatkan hadiah berupa buah dan juga ada uang sekadarnya untuk membangkitkan gairah mereka untuk belajar tentang agama Islam," pungkas Kalapas.

Penulis : rian

Lebih baru Lebih lama