![]() |
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar – Foto Ist |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mematangkan persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81 sekaligus Hari Jadi (Harjad) Kota Banjarmasin ke-500 dengan menggelar rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin.
Rapat koordinasi yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar ini dihadiri oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Perusahaan Umum Daerah (Perumda), serta Perseroda di lingkungan Pemko Banjarmasin.
Sekda Banjarmasin menjelaskan bahwa rapat ini digelar berdasarkan instruksi langsung dari Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR.
Poin utama yang ditekankan dalam persiapan tahun ini adalah komitmen untuk melibatkan masyarakat secara luas, mengingat usia kota yang kini menginjak angka sakral setengah milenium.
"Sebagaimana instruksi Pak Wali Kota Banjarmasin, Bapak Yamin HR kepada kami, hari ini kami melaksanakan rapat koordinasi untuk mematangkan pelaksanaan HUT RI dan juga hari jadi. Poin pentingnya adalah, khusus untuk hari jadi, diusahakan melibatkan masyarakat. Karena ini ulang tahun hari jadi Kota Banjarmasin, bukan hari jadi Pemerintah Kota Banjarmasin," ujar pria sering disapa Tezar usai rapat.
Selain keterlibatan warga, Sekda juga menekankan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang oleh SKPD wajib mendukung 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan oleh kementerian terkait.
Hal ini bertujuan agar seluruh anggaran dan kegiatan berbasis pada peningkatan kinerja instansi.
Perbedaan paling signifikan pada perayaan Harjad tahun ini terletak pada jumlah acaranya. Sesuai dengan angka usia kota, Pemko Banjarmasin menargetkan pelaksanaan total 500 event sepanjang tahun 2026.
"Saat ini yang sudah terdata ada sekitar 405 kegiatan dan tadi ada tambahan dari beberapa SKPD. Kami juga akan melibatkan pihak perbankan, perusahaan, hingga organisasi paguyuban agar target 500 event ini bisa terealisasi," tambahnya.
Keterlibatan masyarakat nantinya akan diwujudkan melalui berbagai lomba dan festival kolaboratif.
Salah satunya adalah Bakul Fest yang direncanakan buka pada tanggal 29 bersamaan dengan kegiatan Book Fair, lalu disusul oleh Bamara Fair hingga Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF).
Selama satu bulan penuh, festival ini akan menjadi panggung bagi masyarakat, termasuk anak-anak sekolah untuk menampilkan bakat mereka.
Penulis: Rian
