![]() |
| SOSOK: Anggota DPRD Kalsel Habib Umar Hasan Alie Bahasyim - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel menambah jumlah SMA dan SMK negeri, terutama di kabupaten yang masih mengalami keterbatasan daya tampung. Menurutnya, langkah tersebut penting agar seluruh anak memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan.
Habib Umar menyampaikan penambahan sekolah negeri perlu menjadi perhatian pemerintah daerah seiring masih tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses pendidikan tingkat menengah.
Ia menilai keterbatasan daya tampung jangan sampai menyebabkan calon peserta didik kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.
"Kalau memang kebutuhan sekolah masih tinggi, saya mengusulkan agar pemerintah menambah SMA dan SMK negeri di kabupaten-kabupaten. Jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan bersekolah hanya karena daya tampung terbatas," katanya, Rabu (15/7/2026).
Selain penambahan sekolah, politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel itu juga menyoroti masih adanya kekurangan tenaga pendidik yang dinilai dapat memengaruhi kualitas layanan pendidikan.
Menurutnya, pemerintah perlu membuka rekrutmen tenaga pengajar sesuai kebutuhan agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal.
"Kalau ada kekurangan guru, dinas terkait bisa membuka penerimaan tenaga pengajar. Saya yakin banyak masyarakat yang memiliki kompetensi dan berminat menjadi guru, tentunya dengan gaji yang layak," tambahnya.
Habib Umar menegaskan sektor pendidikan harus menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan daerah. Karena itu, ia berharap alokasi anggaran pendidikan tetap diperkuat untuk mendukung pembangunan sekolah, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.
"Anggaran pendidikan harus dimaksimalkan dan jangan dipangkas. Pendidikan adalah investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang berkualitas," tuturnya.
Penulis: Fathur
