Trending

Bupati Rahmat Trianto Sebut Dampak Psikologis Korban Kekerasan Anak Sangat Berat

FOTO BERSAMA: Bupati Tala menegaskan bahaya kekerasan dan perundungan yang berdampak panjang terhadap tumbuh kembang anak - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto meminta edukasi mengenai batasan pergaulan anak terus digencarkan untuk mencegah kekerasan dan perundungan yang berdampak panjang terhadap tumbuh kembang anak.

Hal itu disampaikan saat Penandatanganan Komitmen Bersama Forum Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak dan Perempuan Kabupaten Tanah Laut di Gedung Sarantang Saruntung, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, tantangan tersebut tidak hanya terkait penyalahgunaan narkoba, tetapi juga mencakup kekerasan fisik, pelecehan seksual, perundungan, hingga penyimpangan perilaku.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai aturan sudah ada, tetapi pelaksanaannya tidak maksimal. Karena itu, saya mengajak seluruh pihak kembali berkomitmen untuk mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak dan perempuan sejak dini,” tegas Rahmat.

Rahmat menilai edukasi menjadi langkah utama dalam mencegah kekerasan terhadap anak. Ia menyebut banyak kasus terjadi karena anak belum memahami batasan pergaulan, cara berkomunikasi yang baik, serta mudah terpengaruh oleh bujuk rayu pihak lain.

Menurut dia, kekerasan seksual dan perundungan dapat meninggalkan trauma mendalam yang memengaruhi kepercayaan diri dan proses tumbuh kembang korban.

“Kalau kita ingin menciptakan sumber daya manusia yang unggul, maka pembentukannya harus dimulai sejak anak-anak. Jangan sampai impian mereka hancur karena menjadi korban kekerasan ataupun perundungan,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lembaga terkait untuk menjadi teladan dalam menjalankan komitmen perlindungan anak dan perempuan.

Ia berharap penandatanganan komitmen tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memberikan edukasi kepada anak-anak, dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat,” katanya.

Rahmat menilai upaya pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan setelah kasus terjadi. Menurutnya, keberhasilan menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas sangat bergantung pada perlindungan anak sejak dini.

Melalui komitmen bersama itu, Pemkab Tanah Laut berharap sinergi lintas sektor dapat memperkuat implementasi berbagai regulasi yang ada sehingga tercipta lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala SKPD, camat, organisasi keagamaan, aparat penegak hukum, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Penulis: Lutfi 

Lebih baru Lebih lama