![]() |
| RAMAI: Wali Kota Lisa bersama peserta Turnamen Sepak Bola Piala Banjarbaru Emas Kelompok Umur (KU) 13 dan KU 15 Tahun 2026 - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru kembali menegaskan komitmennya membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi melalui pembinaan olahraga usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Turnamen Sepak Bola Piala Banjarbaru Emas Kelompok Umur (KU) 13 dan KU 15 Tahun 2026 yang resmi bergulir di Lapangan dr. Murdjani, Rabu (22/7/2026).
Turnamen yang diselenggarakan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru itu dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby.
Ajang tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan atlet muda sekaligus ruang bagi para pesepak bola usia dini untuk mengembangkan kemampuan teknik, membangun mental bertanding, dan menanamkan nilai sportivitas sejak dini.
Dalam sambutannya, Wali Kota Lisa menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan daerah dimulai dari pembinaan generasi muda, termasuk melalui olahraga.
"Turnamen ini menjadi bagian dari upaya kita bersama menyiapkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi. Hal ini sejalan dengan visi Kota Banjarbaru untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan siap menyongsong masa depan," ujarnya.
Menurut Lisa, kompetisi usia dini tidak boleh hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga harus menjadi sarana pembentukan karakter, memperluas persahabatan, dan memperkuat persatuan antarpelajar.
"Menang atau kalah bukanlah yang terpenting. Yang lebih bernilai adalah bertambahnya teman, tumbuhnya semangat sportivitas, serta terbinanya persatuan antar pelajar," katanya.
Ia optimistis turnamen tersebut akan menjadi wadah lahirnya bibit-bibit pesepak bola potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Banjarbaru di tingkat regional maupun nasional.
"Saya berharap kejuaraan ini sukses dalam persiapan, sukses dalam pelaksanaan, dan sukses dalam prestasi. Semoga semangat para pemain usia dini yang tampil di ajang ini menjadi angin segar bagi perkembangan pembinaan serta peningkatan prestasi persepakbolaan di Kota Banjarbaru," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Turnamen, Muhammad yang akrab disapa Rahul, menjelaskan kompetisi akan berlangsung hingga 2 Agustus 2026.
Sebanyak 22 tim ambil bagian dalam ajang tersebut, terdiri atas 12 tim KU-13 dan 10 tim KU-15 yang berasal dari berbagai sekolah sepak bola dan klub pembinaan.
"Melalui turnamen inilah bakat dan talenta anak-anak muda akan terlihat selama bertanding," ujar Rahul.
Rahul menambahkan, panitia juga menerapkan aturan khusus yang mewajibkan setiap tim memberikan kesempatan bermain kepada seluruh pemain. Tim yang terbukti tidak menjalankan ketentuan tersebut akan dikenai sanksi berupa pengurangan poin.
Kebijakan itu diterapkan agar tujuan utama turnamen sebagai sarana pembinaan dan pemerataan kesempatan bermain dapat tercapai, bukan sekadar mengejar hasil pertandingan.
Melalui penyelenggaraan Piala Banjarbaru Emas 2026, Pemerintah Kota Banjarbaru kembali menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia dini sebagai fondasi melahirkan generasi emas Banjarbaru di masa depan.
Penulis: H. Faidur
